Produksi Batik Difabel Meningkat

0 182

Produksi Batik Difabel Meningkat

Permintaan batik dari buatan komunitas difabel di Kabupaten Blora semakin banyak dan meningkat. Pangsa pasar batik tersebut kebanyakan pesanan dari perkantoran di lingkup Pemkab Blora. Tentu, produksi batik pun ditingkatkan. Kandar merupakan salah satu anggota komunitas difabel Blora mengatakan, banyaknya pesanan batik dari perkantoran ini karena akan digunakan event tertentu. Pesanannya pun dengan jumlah banyak.  Seperti permintaan dari Bappeda, DPRD dengan 18 batik. Kelurahan Tempel dengan 48 batik. Karena itu, para perajin batik difabel masih fokus melayani pesanan dari perkantoran. ‘’Untuk menyelesaikan pesanan harus lembur-lembur,” katanya.

Selain dari perkantoran sebenarnya juga ada pesanan dari konsumen umum. Namun, dia mengakui pesanan dari konsumen umum terpaksa harus tertunda pengerjaannya. Sebaliknya, saat ini fokus menyelesaikan pesanan dari perkantoran. Batik yang dibuat oleh komunitas difabel ini, sudah mulai banyak yang memesan. Apalagi setelah banyak tokoh dari Jawa Tengah seperti Gubernur Ganjar Pranomo mendatangi komunitas dan mengenakan batik tersebut. Nantinya, komunitas ini akan mengirim batik untuk Presiden Jokowi.

Produksi batik dari komunitas difabel ini dengan batik cetak. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Perajin terpaksa menaikkan harga. Hal ini karena harga bahan-bahan yang dibutuhkan juga meningkat. Meski begitu, kenaikan tak berpengaruh terhadap konsumen. Sebab, banyak konsumen yang memesan. Bukan, karena kasihan, sebaliknya menurut Kandar, karena benar-benar terjadi jual beli dan memiliki kualitas.

Source https://www.jawapos.com/ https://www.jawapos.com/radarbojonegoro/read/2018/01/24/43020/produksi-batik-difabel-meningkat
Comments
Loading...