Potensi Kerajinan Batik Penopang Perekenomian

0 208

Potensi Kerajinan Batik Penopang Perekenomian Kabupaten Banyuwangi

Kabupaten Banyuwangi menyimpan akan kekayaan budaya asli yaitu seni Membatik. Terdapat 22 motif batik yang ada di kabupaten Banyuwangi ini, beberapa jenis batik di antaranya adalah : motif Gajah Oling (Uling), Kangkung Setingkes, Alas Kobong, Kopi Pecah, Blarak Semplak, Gringsing, Semanggian, Sisik Papak, Kawung, Moto Pitik,Sekar Jagad, Garuda, dan Cendrawasih. Batik Banyuwangi dengan motif Gajah Oling selain merupakan motif yang paling tua dibandingkan dengan motif batik lainnya, namun paling digemari dan dicari oleh banyak orang. Motif Batik Gajah Oling sangat dipengaruhi oleh kondisi akan kekayaan alam sekitar.

Data yang diperoleh dari Disperindag Kabupaten Banyuwangi mencatat tahun 2011 terdapat sebanyak 131 total industri kerajinan batik yang tersebar di berbagai sentra industri kecil dan menengah (UMKM) di kelurahan/kecamatan. Dengan menyerap tenaga kerja sekitar 21 ribu orang lebih, dengan menghasilkan total nilai produksi sekitar Rp243 miliar dalam setahun.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sangat mendukung akan perkembangan dari industri batik ini. Seperti mengadakan kegiatan-kegiatan semacam Festival Batik, maka Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sangat mengharapkan dapat mendorong akan kemajuan industri kreatif yang dapat melestarikan akan warisan kebudayaan sekaligus menumbuhkan akan semangat usaha para perajin batik Banyuwangi. Beberapa sentra pengembangan akan batik Banyuwangi terdapat di daerah Temenggungan dan kecamatan Kabat.

Beberapa usaha yang terus dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mendorong akan perkembangan indutri batik di Banyuwangi yaitu mendorong dalam hal kemampuan melakukan pengelolaan merek dagang (Branding), pengemasan dan juga desain produknya. Untuk itu terbentuk kelompok-kelompok usaha batik baik industri kecil dan menengah yang merupakan penopang gerak ekonomi bagi Kabupaten Banyuwangi.

Pada tahun 2014 sampai sekarang sudah tercatat total industri kecil dan menengah di Banyuwangi sendiri telah mencapai sekitar 296 ribu dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 501.379, dengan nilai produksi mencapai Rp 1 triliun. Tidaklah heran bila industri kerajinan batik ini merupakan salah satu penopang bagi perekonomian di Kabupaten Banyuwangi.

Source Potensi Kerajinan Batik Penopang Perekenomian Batik
Comments
Loading...