Potensi Bisnis Batik Ponorogo Tembus Rp. 30 Miliar

0 153

Potensi Bisnis Batik Ponorogo Tembus Rp. 30 Miliar

Potensi bisnis kain Batik di wilayah Ponorogo diyakini akan mencapai Rp. 30 miliar setiap tahunnya. Angka ini merupakan perhitungan kasar bila batik menjadi seragam wajib bagi para siswa dan pegawai negeri sipil (PNS). Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengatakan, di Ponorogo tercatat ada 137.000 siswa dan 14.000 PNS. Untuk pasar batik seragam sekolah ada dana sekitar Rp12 miliar yang bisa diserap industri Batik di Ponorogo. Ini berasal dari penyaluran dana untuk siswa miskin sebesar Rp. 12 miliar tersebut yang memang harus dibelikan seragam. Kalau untuk PNS peluangnya sekitar Rp. 18 miliar. Jadi, dari dua pasar ini saja sudah sekitar Rp30 miliar. Belum lagi respons dari masyarakat yang bukan pelajar dan PNS, pasti lebih besar lagi. Kalau bisa menangkap peluang, ini kebangkitan batik Ponorogo dan industrinya.

Ipong bertekad memajukan industri Batik di Ponorogo. Dia bahkan mengaku telah menolak sejumlah investor serta pengusaha dari luar Ponorogo untuk menjadi rekanan pengadaan batik Ponorogo. Dia pun siap mendorong perbankan untuk mendukung pengusaha batik yang membutuhkan modal demi meraih kembali kejayaan batik Ponorogo pada kurun 1950-an sampai 1980-an. Kepala Dinas Pedagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Perdagkum) Kabupaten Ponorogo Addin Andhanawarih mengatakan para pengusaha telah siap untuk menangkap peluang pasar yang tercipta dari kehadiran Batik khas Ponorogo ini.

Sebenarnya ada puluhan perajin yang masih bisa dihidupkan di Ponorogo. Namun, baru 10 perajin yang eksis dan memiliki berbagai kelengkapan usaha dan mau dibina oleh Dinas Perdagkum. Pada yang prosesnya telah dimulai sejak dua bulan lalu, terdapat sembilan orang perajin dan pencipta batik yang menjadi kontestan. Mereka menyetorkan masing-masing dua jenis batik, yaitu batik untuk para pelajar dan batik untuk para PNS atau orang dewasa. Salah satu kriteria batik khas Ponorogo yang diminta oleh tim serta Bupati Ponorogo adalah adanya berbagai ikon yang mewakili Ponorogo, seperti Reog, Bunga Asoka, Gamelan, dan sebagainya. Termasuk warnawarna yang mewakili Ponorogo.

Source Potensi Bisnis Batik Ponorogo Tembus Rp. 30 Miliar Batik
Comments
Loading...