Potensi Besar untuk Kembangkan Batik Kalimantan Utara

0 47

Potensi Besar untuk Kembangkan Batik Kalimantan Utara

Berbagai upaya dilakukan untuk mengembangkan potensi di Kalimantan Utara (Kaltara). Belajar dan membuka peluang, salah satunya. Demikian juga yang dilakukan oleh Hj Rita Ratina Irianto, ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kaltara, dengan mengunjungi sentra batik di Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Selasa (7/11). TIDAK terlalu sulit untuk bisa menemui Kampung Batik di Yogyakarta itu. Dari pusat kota, bisa ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit ke arah selatan. Wukirsari merupakan sebuah desa yang berada di bawah perbukitan Imogiri, di mana letak para raja kerajaan Mataram Islam dimakamkan.

Desa ini tidak terlalu ramai, kehidupan khas pedesaan menyapa saat rombongan Hj Rita yang didampingi beberapa staf tiba, siang kemarin. Paguyuban dimaksud, adalah organisasi semacam koperasi yang membawahi beberapa kelompok pengerajin. Dikatakan, ada belasan kelompok di desa itu. Anggotanya mencapai ratusan orang, dan rata-rata perempuan. 

Melalui paguyuban itu, lanjutnya, para pembatik di Desa Wukirsari, bisa memasarkan produk batik tulis yang dibuatnya. Tak hanya itu, mereka juga sekaligus mempromosikan batik tulis Imogiri yang konon sudah dikenal sejak tahun 1600 silam. Berbagai motif batik dipajang di showroom sederhana itu. Dengan tak menghilangkan khas batik yang ditinggalkan secara turun temurun, motif batik di sentra batik itu telah dimodifikasi dengan mengikuti perkembangan zaman.

Banyak yang menarik untuk dipelajari, sekaligus ditiru untuk bisa diterapkan di Kaltara. Utamanya, tentang bagaimana mereka mengelola, mempromosikan dan memasarkannya. “Di Kaltara, ada potensi serupa di sini (sentra batik Wukirsari) yang bisa dikembangkan,” kata Hj Rita Ratina. Menurutnya, meski tidak sama persis potensi batik di Kaltara dapat dikelola. Dengan promosi dan pemasaran seperti yang dilakukan di sentra batik yang dikunjungi tersebut.

Tak hanya itu, kata Hj Rita, agar para pengrajin di Kaltara lebih mahir lagi, tidak menutup kemungkinan bisa diikutkan belajar atau kursus di tempat tersebut. Menariknya lagi, selain mengembangkan kerajinan batik, di desa atau kampung batik itu juga bisa dijadikan sebagai obyek wisata. 

Dikatakan, di Kaltara banyak daerah yang memiliki potensi untuk dijadikan daerah sentra batik. Seperti di Bulungan, ada batil Bultiya, di Tarakan, Nunukan, maupun Malinau. Dirinya menambahkan, dari kunjungan ke sentra batik tersebut, nantinya akan ditindaklanjuti dengan melakukan kerjasama, baik dalam hal mengadakan pelatihan-pelatihan maupun di bidang lainnya.

Source https://kaltarakita.com/ https://kaltarakita.com/2017/11/08/potensi-besar-untuk-kembangkan-batik-kalimantan-utara/
Comments
Loading...