Pola Batik Bakaran Kuno

0 183

Pola Batik Bakaran Kuno

Pola pertama yang terdapat pada Batik Bakaran adalah Pola Batik Bakaran Kuno. Nama pola diambil karena para pengrajin dan pembatik yang biasa menyebut Batik Motif Gandrung, Manggaran dan Bregat Ireng adalah batik kuno. Batik dengan motif tersebut diyakini sebagai motif peninggalan danyang Desa Bakaran maka pengelompokan pola pertama dan sebagai ciptaan Nyi Danowati di Desa Bakaran. Pola Batik Bakaran Kuno yang merupakan sebuah wujud batik tersusun atas beberapa pola dasar geometrik sederhana dan buketan sederhana dengan sistem pengulangan salinan (satu langkah atau setengah langkah), baik secara vertical, horizontal maupun diagonal.

Struktur penyusunannya menyebabkan terjadinya deret susunan motif (horizontal atau vertikal). Susunan motif utama, selingan, dan isenisen yang dilakukan seakan menunjukan usaha untuk menciptakan kedinamisan. Pemanfaatan unsur-unsur rupa (motif, warna, ukuran, posisi) dalam interval-interval tertentu dan sistem penataannya bertujuan untuk mencapai kesatuan dan keseimbangan dalam komposisi. Paduan bentuk motif, warna (coklat dan hitam hasil pewarnaan alami), bahan (katun mori prima), dan teknik (batik tulis halus) menyebabkan produksi Batik Bakaran mampu memberikan kesan keanggunan, sehingga penampilan Batik Bakaran Kuno sangat layak apabila dikenakan pada acara-acara tertentu.

Batik Bakaran selain mempunyai banyak pola dan motif kuno, tradisi tiruan, tradisi adaptasi dan tradisi yang berakar dari bentuk-bentuk lokal kedaerahan. Kreativitas para perajin karena melihat peluang pasar, terutama kebutuhan di daerah lokal yang muncul lewat desain-desain Motif Batik Bakaran yang mencerminkan kondisi daerah Bakaran. Pengambilan motif-motif kedaerahan ini terutama mengambil kondisi lingkungan Bakaran yang merupakan daerah pesisir laut utara, atau daerah pertambakan ikan.

Source http://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/79129/jurnal%20bakaran_Soekma.pdf?sequence=1
Comments
Loading...