Pola Batik Abstrak Carica

0 203

Pola Batik Abstrak Carica

Pola Batik Abstrak Carica merupakan penggabungan dari komposisi motif carica dan motif buah. Untuk motif carica berjumlah tiga buah disusun mengerucut ke atas seperti segitiga, yaitu sisi kanan, kiri dan atas. Penyusunan dibuat seperti segitiga supaya ada kesatuan. Pada pola, motif carica yang disusun ada sedikit perubahan arah dari tangkai daun, tangkai daun tidak sama arahnya.

Ada dua arah tangkai daun dalam motif yaitu cembung ke luar dan cembung ke dalam. Ini membuat kesan adanya irama yang memusat ke atas. Untuk menambah keharmonisan maka ditambahkan motif buah sebagai pelengkap supaya bagian tengah tidak kosong. Ukuran pola Batik Abstrak Carica dengan tinggi 14,5 cm dan panjang 17 cm. Pola Batik Abstrak Carica kemudian dibuat menjadi cap batik. Ukuran cap Batik Abstrak Carica adalah dengan tinggi 14,5 cm dan panjang 17 cm.

Pola penerapan dengan penyusunan pola ulang berpotongan pada kain memanjang dengan bantuan garis pola ulang berpotongan, dan pola 34. Sebelum mengecapkan pola kain dibentangkan secara memanjang, kemudian lebar kain dilipat menjadi delapan lipatan memanjang dan dilipat kembali menjadi persegi panjang. Setelah kain dilipat kemudian lipatan-lipatan kain dibuka kembali. Dari hasil lipatan terbentuklah garis-garis yang sifatnya semu. Garis-garis tersebut yang digunakan sebagai acuan untuk mengecapkan pola.

Maksud dari pola 34 itu sendiri adalah setelah menerapkan tiga motif berjajar pada baris pertama kemudian diatasnya atau baris kedua dicapkan empat motif berjajar. Dalam pengecapan pada kain menggunakan pola 34 dan diulang terus sampai kain penuh. Pola 34 ini diberlakukan karena dengan penyusunan ini apabila kain digunakan untuk bahan sandang akan pas dan sama antara sisi kanan dan sisi kiri, apabila dipotong maka motifnya akan menyambung. Dengan susunan tiga motif carica dan satu motif buah ini menjadi kesatuan pola, untuk penerapannya dibuatkan cap batik.

Source http://eprints.uny.ac.id/27571/1/Anita%20Hidayati%2C%2009207241012.pdf
Comments
Loading...