Pewarna Pada Batik Tegal

0 295

Pewarna Pada Batik Tegal

Pewarna batik yang digunakan dalam Batik Tegal saat itu merupakan hasil buatan sendiri yang diambil dari tumbuh-tumbuhan: pace/mengkudu,nila, soga, kayu, dan kainnya tenunan sendiri. Warna Batik Tegal pertama kali ialah sogan dan babaran abu-abu setelah dikenal nila pabrik dan kemudian meningkat menjadi warna merah-biru. Batik tulis Tegal atau tegalan itu dapat dikenali dari corak gambar atau motif rengrengan besar atau melebar. Motif ini tak dimiliki daerah lain sehingga tampak eksklusif. Isen-isen agak kasar diilhami oleh flora dan fauna lingkungan. Ini dipadukan dengan warna spesifik yang lembut atau kontras. Warna lembut dan kontras adalah motif batik gaya pesisiran. Ini memunculkan kesan tegas dan lugas. Motif batik Tegal mirip dengan batik keraton yakni didominasi warna hijau dan kecokelatan.

Namun perkembangan berikutnya, para pembatik di kota ini, memberi motif batik dari flora dan fauna. Para pembatik berekspresi tanpa beban makna dan kegunaan. Perubahan corak, motif, dan dominasi warna Batik Tegal tidak lepas dari pengaruh Kardinah. Motif-motif batik Tegal, mempunyai kekhasan, berbeda dengan daerah lain, sesuai dengan kondisi lingkungan si pembuatnya. Motifnya lebih bersifat ekspresi pembatiknya dalam merespons lingkungan, atau alam sekitar, flora dan fauna. Di Tegal mengenal Motif Dapur Ngebul, Gribikan, Cempaka Putih, Gruda, Kawung, Tapak Kebo, Semut Runtung, Sawatan, Tumbar Bolong, Kawung, Blarak Sempal dan motif-motif lainnya.

Secara geografis Tegal lebih dekat dengan Cirebon atau Pekalongan, tetapi Motif  Batik Tegal lebih ada kemiripan dengan Batik Lasem, daerah yang tidak jauh dari tempat kelahiran Kardinah (Jepara). Batik Lasem dikenal dengan warna merahnya yang khas, seperti warna merah darah, dan tidak bisa ditiru perajin batik kota lain. Motif batik Lasem yang mirip dengan Batik Tegal yaitu Motif Bunga Batu Pecah. Baik motif, corak, warna maupun isen-isen-nya hampir sama dengan batik Tegal Motif Tumbar Bolong. Motif flora dan fauna Lasem mirip dengan Batik Tegal, terutama pada isen-isen-nya. Batik sangat dipengaruhi oleh pembuatanya, demikian pula Kardinah, dia lebih suka warna soga dan hitam, dan itulah yang kemudian dibawa ke Tegal, sehingga walupun Batik Kardinah diilhami oleh Batik Lasem, namun yang dikembangkan di Tegal berbeda dari Batik Lasem.

Source https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/? https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=3599
Comments
Loading...