Pewarna Batik Sintetis

0 709

Memilih Pewarna Batik Sintetis

Saat proses pembuatan kain batik tulis maupun kain batik cap terdapat banyak sekali perlengkapan yang dibutuhkan. Salah satu diantaranya yaitu berupa zat pewarna batik. Pewarna batik sintetis biasanya berasal dari bahan kimia yang terpilih. Zat kimia yang biasanya dipilih yaitu barupa zat yang jika dipanaskan tidak akan merusak malam dan tidak menyebabkan kesulitan pada proses selanjutnya. Pewarna batik ini digunakan ketika batik sudah dalam keadaan dingin.

Ketersediaan pewarna batik sintetis jauh lebih beragam dan lebih praktis dalam penggunaannya. Zat Pewarna Sintetis yang biasa dipakai untuk mewarnai batik diantaranya berupa  napthol, zat warna indigosol, zat warna remasol, zat warna rapid, dan direk.

Zat Warna Napthol

Zat warna ini merupakan zat warna yang tidak larut dalam air, sehingga diperlukan zat pembantu kostik soda untuk melarutkannya. Zat warna napthol biasanya digunakan pada teknik pewarnaan celup. Untuk menghasilkan warna yang dikehendaki, pewarna napthol harus digabung dengan garam diazonium sebagai pembangkit warna.

Zat Warna Indigosol

Zat warna indigosol adalah jenis zat warna Bejana yang larut dalam air. Larutan zat warnanya merupakan suatu larutan berwarna jernih. Zat warna indigosol biasanya digunakan pada pewarnaan batik dengan teknik colet. Penggunaannya harus dicampur bersama TRO, Nitrit dan HCL.

Zat Warna Remasol

Zat warna remasol biasanya digunakan pada teknik pewarnaan batik dengan teknik colet maupun teknik celup. Zat warna ini bersifat larut dalam air, mempunyai warna yang briliant dengan ketahanan luntur yang baik, serta memiliki daya afinitas yang rendah. Untuk memperbaiki sifat tersebut pada pewarnaan batik dapat diatasi dengan cara kuwasan.

Source Pewarna Batik Sintetis Bahan Batik
Comments
Loading...