Pewarna Alami Untuk Batik: Daun Kapuk Randu

0 135

Pewarna Alami Untuk Batik: Daun Kapuk Randu

Saat ini dimana semakin gencarnya penggalakan “Green Eco”, orang-orang cenderung menggunakan produk-produk yang bersahabat dengan alam, maka batik yang diburu pun batik yang lebih bersahabat dengan alam. Batik ini biasanya dibuat dengan menggunakan pewarna yang berasal dari alam dan tidak menggunakan pewarna kimia (sintetis). Meskipun warna batik dengan pewarna alam tidak semenarik memakai pewarna kimia yang cenderung lebih cerah dan terang, tetapi untuk kisaran harga batik dengan pewarna alam lebih tinggi karena pengerjaannya yang lebih rumit dan lebih memakan waktu.

Batik Tradisional yang dibuat pada zaman dahulu sebelum ditemukannya pewarna kimia juga menggunakan tanaman-tanaman yang ada di alam yang dapat menghasikan warna-warni. Salah satunya adalah daun kapuk randu.

Daun Kapuk Randu

Tanaman randu merupakan sebuah pohon yang tingginya dapat mencapai 70 m dengan diameter dapat mencapai 3 m. Pada batang pohon terdapat benjolan-benjolan kecil yang memiliki kulit batang berwarna kelabu, ada beberapa varietas randu yang batangnya tertutup duri yang membulat. Cabang pohon tumbuh secara horizontal dan setiap daun terdiri dari 9-20 anak daun dengan panjang kira-kira 15 cm pada pohon dewasa. Daun kapuk merupakan penghasil warna abu-abu. Sedangkan bunga randu bergerombol dengan ukuran kecil dan berwarna putih atau rose. Buah berbentuk seperti kapsul dan jika masak berwarna coklat dan meruncing di kedua ujungnya.

Source http://www.batikbumi.net/ http://www.batikbumi.net/2016/09/pewarna-alami-untuk-batik.html
Comments
Loading...