Pewarna Alami Untuk Batik: Daun Jati

0 295

Pewarna Alami Untuk Batik: Daun Jati

Saat ini dimana semakin gencarnya penggalakan “Green Eco”, orang-orang cenderung menggunakan produk-produk yang bersahabat dengan alam, maka batik yang diburu pun batik yang lebih bersahabat dengan alam. Batik ini biasanya dibuat dengan menggunakan pewarna yang berasal dari alam dan tidak menggunakan pewarna kimia (sintetis). Meskipun warna batik dengan pewarna alam tidak semenarik memakai pewarna kimia yang cenderung lebih cerah dan terang, tetapi untuk kisaran harga batik dengan pewarna alam lebih tinggi karena pengerjaannya yang lebih rumit dan lebih memakan waktu.

Batik Tradisional yang dibuat pada zaman dahulu sebelum ditemukannya pewarna kimia juga menggunakan tanaman-tanaman yang ada di alam yang dapat menghasikan warna-warni. Tanaman penghasil warna yang digunakan dalam pembuatan batik antara lain adalah :

Daun Jati

Tanaman jati merupakan pohon yang berusia hingga 100 tahun. Pohon jati memiliki tinggi hingga mencapai hingga 30-45 m. Separuh dari tinggi pohon ini dapat berupa batang saja dimana diameternya mencapai 220 cm. Sedangkan daunnya berbentuk seperti jantung membulat dengan ujung runcing dan permukaannya berbulu. Daun yang masih muda berwarna hijau kecoklatan, sedangkan daun yang tua berwarna hijau tua keabu-abuan. Pada saat musim kemarau, tanaman ini akan menggugurkan daunnya dan akan kembali tumbuh jika memasuki musim penghujan. Daun jati yang masih muda dapat digunakan sebagai pewarna alami dan menghasilkan warna merah kecoklatan. 

Source http://www.batikbumi.net/ http://www.batikbumi.net/2016/09/pewarna-alami-untuk-batik.html
Comments
Loading...