Perkembangan Ragam Hias Batik Tahun 2000-Sekarang

0 214

Perkembangan Ragam Hias Batik Tahun 2000-Sekarang

Perkembangan ragam hias di tahun 2000-an, kembali lagi ke ragam hias dengan motif yang dinamis. Warna kembali cerah dan motif pun beraneka ragam, seperti motif bunga maupun motif geometris. Sebagai contoh ragam hias Ceplok, dengan warna dasar merah kecoklatan. Pada tiap bidang ruang terdapat motif tanaman dan bunga. Ragam hias ini termasuk ragam hias kontemporer. Selain itu motif Semen (bunga) juga sangat digemari masyarakat. Motif bunga yang diciptakan cukup bervariasi. Warna dasar hijau, motif bunga dibuat memenuhi bidang, dengan ukuran besar dan warna bermacam-macam.

Dari perkembangan ragam hias tiap-tiap periode, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhinya, seperti: situasi negara, karya atau cipta, bentuk motif (selera masyarakat). Perkembangan yang pasti yaitu perkembangan ragam hias dari kerajaan/ kraton hingga ke ragam hias dengan motif dinamis/kontemporer. Disamping itu perkembangan ragam hias batik di Surakarta juga dipengaruhi oleh ragam hias batik dari daerah lain, terutama daerah pesisir.

Perkembangan ragam hias tersebut juga tidak lepas dari perkembangan peralatan dalam pembatikan, maupun perkembangan pewarnaannya. Peralatan dalam membatik diawali dengan canting, cap hingga printing (meskipun printing tidak masuk dalam kategori batik), dalam pewarnaan pada mulanya pewarnaan batik menggunakan bahan pewarna alami, seperti: getah pohon, daun-daunan, kulit buah, kemudian berkembang menggunakan pewarna kimia agar prosesnya lebih cepat dan warna yang dihasilkan lebih bervariasi.

Source http://lib.unnes.ac.id/2380/1/1535.pdf
Comments
Loading...