Perkembangan Pengrajin Batik Tulis Salem Tahun 1960-2002

0 177

Perkembangan Masyarakat Pengrajin Batik Tulis Salem Tahun 1960-2002

Produksi batik yang ada di Kecamatan Salem dari tahun ketahun terus mengalami perkembangan yang sangat pesat. Tetapi pada awal tahun 1960 produksi batik di Kecamatan Salem belum menunjukan adanya perkembangan, hal ini disebabkan karena di tahun ini jumlah para pembatik tulis hanya ada beberapa orang saja, menurut salah seorang pengepul batik tulis Salem di tahun 1960-an jumlah pengrajin batik tulis yang ada di Salem berjumlah lima orang, hal ini dikarenakan pada tahun tersebut yang tertarik pada batik masih sedikit sekali. Para pembatik tulis di Kecamatan Salem memproduksi batik tulis hanya untuk kalangan sendiri atau hanya untuk dipakai sendiri dan tidak memproduksi batik untuk dipasarkan. Karena untuk menyelsaikan satu kain batik itu bias memakan waktu 15 hari bahkan lebih.

Perkembangan produksi batik yang sangat pesat tejadi pada tahun 2002 dimana Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Brebes memberikan bimbingan dan pembinaan kepada para pengrajin batik tulis di Kecamatan Salem dengan mendatangkan orang-orang yang sudah professional dalam pengolahan batik. Terbukti ditahun ini jumlah pengrajin batik meningkat 200-300 orang. Dengan meningkatnya pengrajin batik meningkat pula produksi batik yang di hasilkan, di tahun ini para pengrajin batik mampu memprodiksi batik sengan kisaran 200 potong batik per minggu untuk disetorkan kepada para pengepul batik.

Untuk pemasaran Batik Tulis Salem mulai terjadi pada tahun 1965, sebelumnya pemasaran produksi Batik Tulis Salem hanya dalam skala kecil. Namun tahun 2002 pemasaran Batik Tulis Salem mengalami peningkatan yang sangat pesat. Setelah diberlakukannya intruksi dari bapak Bupati Brebes yaitu Bapak Indra Kusuma S.Sos yang mewajib kan para pegawai negri sipil harus memakai batik tulis setiap hari kamis. Hal itu menyebabkan batik tulis Salem smakin dikenal dan semakin mendapat banyak pesanan dari kantor-kantor di wilayah Kabupaten Brebes. Pesanan itu pun menggeludag bahkan ada yang pesen sampe 200 unit batik untuk satu kantor untuk para stap kantor. Setelah sering mempromosikan produk unggulan batik tulis Kecamatan salem melalui media-media, seperti suara merdeka dan pantura pesanan pun datang dari luar Kabupaten Brebes, seperti dari Bogor, Bandung, Jakarta, serta Jawa timur.

Source file:///C:/Users/User/Downloads/3887-Article%20Text-7958-1-10-20141017.pdf
Comments
Loading...