Perkembangan Batik Teknik Jumputan

0 368

Perkembangan Batik Teknik Jumputan

Dilihat dari sejarahnya, Teknik Celup Ikat berasal dari Tiongkok, teknik ini kemudian berkembang sampai ke India dan wilayah-wilayah Indonesia pada khususnya. Teknik celup ikat diperkenalkan ke Indonesia oleh orang-orang India melalui misi perdagangan, teknik ini mendapat perhatian besar terutama karena keindahan ragam hiasnya dalam rangkaian warna-warni yang menawan.

Penggunaan teknik celup ikat antara lain di sumatra, khususnya Palembang, di kalimantan selatan, jawa dan bali. Dalam proses pewarnaan jumputan, jaman dahulu zat pewarna yang di gunakan berasal dari alam. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi zat pewarna alami mulai ditinggalkan hal ini terjadi terutama karena pewarna sintesis memiliki jumlah warna yang hampir tak terbatas, di samping itu juga, proses pewarnaan alam juga lebih rumit daripada pewarnaan sintesias. Meskipun demikian, keduanya memiliki keunggulan masing-masing.

Ada dua teknik membuat Batik Jumputan antara lain :

  1. Teknik Ikat; teknik ikatan adalah teknik dengan cara ikatan, artinya media yang diikat akan menimbulkan motif, cara mengikatnya harus kencang supaya pada saat dicelup tidak terkena warna, sehingga setelah ikatannya dilepas akan terbentuk gambarnya, teknik ikat ini dilakukan dengan memegang permukaan kain dengan ujung jari, lalu permukaan kain itu diikat dengan jelas baik dengan ikat tunggal maupun jamak, adapun cara mengikatnya juga beragam, ada ikatan datar, miring, dan kombinasi adapun teknik lipat dan gulung pada saat mengikat jalinan kain.
  2. Teknik Jahitan; teknik yang dimulai dengan memberi pola pada kain terlebih dahulu lalu dijahit dengan menggunakan tusuk jelujur pada garis warnanya dengan menggunakan benang, lalu benang ditarik kuat sehingga kain berkerut serapat mungkin. Pada waktu dicelup benang yang rapat akan menghalangi warna masuk ke kain. Benang yang dipakai sebaiknya benang yang tebal dan kuat seperti benang plastik/sintesis, benang jeans, atau benang sepatu. Hasil jumputan teknik jahitan ini berupa titik-titik yang sangat unik antara perpaduan garis dan warna.
  3. Teknik kombinasi; adalah teknik penggabungan diantara keduanya, bahkan sangat memungkinkan untuk menambah kreasi dengan teknik-teknik batik yang lain, tanpa mengurangi subtansi dari jumputan itu sendiri.
Source Perkembangan Batik Teknik Jumputan Batik
Comments
Loading...