Perajin Batik Kulon Progo Targetkan Peningkatan Produksi

0 129

Perajin Batik Kulon Progo Targetkan Peningkatan Produksi

Para perajin batik di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan peningkatan jumlah produksi dengan memperluas pangsa pasar pada 2017. “Kami menargetkan kenaikan jumlah produksi, tapi hal itu harus dibarengi dengan usaha pemerintah untuk tetap menggalakkan pemakaian batik hasil perajin bantik lokal,” kata Wakil Ketua Asosiasi Pengrajin Batik Kulon Progo Umbuk Haryanto. Ada sekitar 20 perajin batik yang tergabung dalam Asosiasi Pengrajin Batik Kulon Progo, setiap bulan rata-rata mampu memproduksi sekitar 500 hingga 1000 lembar kain batik, tergantung pemesanan dan tingkat kesulitan motif batik itu sendiri.

Untuk mulai mengembangkan beberapa motif baru selain motif batik khas Kulon Progo, yakni Geblek Renteng untuk meningkatkan jumlah produksi. Motif-motif baru tersebut untuk memenuhi kebutuhan pasar di luar Kulon Progo. Ketika bandara baru yang ada di Kecamatan Temon sudah mulai beroperasi, perajin juga berharap nantinya para pengrajin difasilitasi untuk memajang hasil karyanya di bandara tersebut. Salah satu perajin batik Gulurejo, Gito, mengatakan batik abstrak kontemporer diharapkan menjadi ikon batik Kulon Progo.

Dengan modal pengalaman bekerja di percetakan batik, dirinya mendirikan rumah pembuatan batik pada 2010. Dengan modal seadanya, ia membeli bahan kain, pewarna, dan alat batik lengkap. Dirinya membuat berbagi motif batik, salah satunya batik abstrak kontemporer. Batik jenis itu merupakan batik tulis tanpa motif dengan cap atau dicetal. Namun, dibuat dengan karya tangan dan kreativitas tinggi agar menghasilkan corak dan warna-warni batik yang menarik.

Source https://jogja.antaranews.com/ https://jogja.antaranews.com/berita/344091/perajin-batik-kulon-progo-targetkan-peningkatan-produksi
Comments
Loading...