Perajin Batik Kulon Progo Konsisten Membatik Motif Lokal

0 152

Perajin Batik Kulon Progo Konsisten Membatik Motif Lokal

Warga yang tinggal di Desa Temon Wetan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai memproduksi batik bermotif potensi lokal setelah mengikuti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dengan pelatihan membatik selama satu bulan. Anggota Kelompok Batik Canting Manis Temon Wetan Noviana Mariska mengatakan pada 2013 dan 2014, warga mendapat pelatihan membantik melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). “Setelah mendapat pelatihan, warga secara mandiri memproduksi batik. Awalnya, kami membuat sapu tangan dan taplak meja, dan berkembang ke batik cap dan tulis,” kata Noviana .

Seiring dengan tingginya permintaan atas produksi batik, pembatik membuat kelompok Batik Canting Manis dan sudah berbadan hukum. Setelah itu, Dinas Perdagangan dan Balai Latihan Kerja memberikan pendampingan dan pelatihan. Usaha batik warga Temon Wetan berkembang pesat. Anggota Batik Canting Manis Temon Wetan Sari Yuli Estri mengatakan motif yang dikembangkan kelompok Canting Manis terinspirasi alam di sekitar. Motif yang dikembangkan seperti motif bambu, daun lompong, dan burung bangau yang beterbangan saat musim tanam.

Harga batik yang ditawarkan Canting Manis mulai dari Rp. 100.000 hingga Rp. 150.000 per lembar. Harga batik cap rata-rata Rp. 100.000 dan batik tulis rata-rata Rp. 150.000 per lembar. Pemasaran Batik Canting Manis mulai dari mengikuti pameran hingga dijual secara daring.  Kepala Desa Temon Wetan Puji Purwaningsih mengatakan pemerintah desa mendorong kelompok Batik Canting Manis berinovasi, kreatif dan terampil memproduksi batik yang berkualitas.

Source http://semarang.bisnis.com/ http://semarang.bisnis.com/read/20171004/14/96532/perajin-batik-di-kulon-progo-konsisten-membatik-motif-lokal
Comments
Loading...