Perajin Batik Kulon Progo Kesulitan Kelola Limbah

0 23

Perajin Batik Kulon Progo Kesulitan Kelola Limbah

Cairan berwarna pelangi pekat dan berbau menggenangi halaman sebuah rumah produksi batik di Dusun Sembungan, Desa Gulurejo, Kecamatan Lendah, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Genangan nyaris menggenangi semua halaman, baik di tengah, samping rumah, sela-sela antar dinding rumah dengan dinding tetangga, hingga belakang sebuah rumah. “(Limbah) semakin banyak, akhirnya meluber, sampai sekarang tidak teratasi,” kata Hanang, 33 tahun, pemilik industri rumah tangga batik ‘Banyu Sabrang’ di Gulurejo.
Cairan itu limbah yang berasal dari pabrik miliknya yang terus menumpuk berbulan-bulan sejak tahun lalu di halaman rumah. Hanang bersama istrinya menjadi motor bagi Banyu Sabrang. Mereka bisa memproduksi sedikitnya 25 lembar batik sehari dengan harga minimal Rp 100.000 per lembar atau 1 batik tulis yang diproduksi antara 1-5 lima hari sekali.
Source https://regional.kompas.com https://regional.kompas.com/read/2018/10/09/14463611/perajin-batik-kulon-progo-kesulitan-kelola-limbah?page=all
Comments
Loading...