Perajin Batik Hadapi Kendala Pemasaran

0 137

Perajin Batik Hadapi Kendala Pemasaran

Para perajin batik yang ada di Kabupaten Sampang masih memiliki berbagai kendala dalam mengembangkan usahanya. Satu masalah yang cukup dirasakan saat ini adalah dalam hal pemasaran hasil produksi. Ratih Purwasih merupakan salah seorang pengrajin batik yang ada di Jalan Diponegoro, Kecamatan Kota Sampang mengatakan kendala utama yang dihadapi para pengrajin batik adalah pemasaran, namun kalau pemerintah memiliki kebijakan yang berpihak pada perajin, masalah pemasaran akan teratasi.

“Semisal pada saat ada program pengadaan batik bagi pegawai, Pemkab Sampang tidak perlu jauh-jauh pesan untuk pengadaan batik tersebut, cukup membeli kain batik yang dihasilkan para pelaku usaha batik di daerah sendiri. Jika satu perajin batik tidak mampu memenuhi pesanan, bisa dipecah ke beberapa perajin batik lainnya,” katanya.

Bukan tanpa sebab, pasalnya langkah tersebut menjadi salah satu langkah kongkret Pemkab Sampang dalam membantu perajin batik melalui kebijakannya, serta kebijakan tersebut sebagai salah satu bantuan dari pemerintah dalam hal pemasaran. Kalau langkah pemberdayaan potensi lokal dengan kerajinan tangan putra daerah tidak dilakukan, bukan mustahil kondisi batik di Kabupaten Sampang akan mengalami kebuntuan. Terlebih sejauh ini para pengrajin masih terseok-seok dengan modal dan cara pemasaran secara individual.

Sementara itu Sahid Anggota Komisi II DPRD Sampang mengatakan bahwa pihaknya tak pernah lelah mendorong Pemkab Sampang untuk pemanfaatan para pelaku usaha batik di Kabupaten Sampang. Tak hanya itu pihaknya mendorong penciptaan pasar bagi perajin batik tersebut, salah satunya yang punya otoritas pasar, terlebih batik sudah menjadi fashion nasional, bahkan saat ini mulai merambah internasional.

Source Perajin Batik Hadapi Kendala Pemasaran Batik
Comments
Loading...