Perajin Batik Di Madiun Kembangkan Motif Tanaman Porang

0 289

Perajin Batik Di Madiun Kembangkan Motif Tanaman Porang

Para perajin batik yang ada di Kabupaten Madiun terus mengembangkan Motif Tanaman Porang untuk menjadi ikon batik khas daerah setempat. Seperti yang dilakukan oleh kelompok batik tulis Sari Warni di Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Motif batik yang akan dikenalkan ke masyarakat adalah Batik Porang. Motif tersebut diambil dari tanaman porang yang banyak ditanam warga Kabupaten Madiun di tepian hutan hingga berhasil mengangkat harkatnya dengan diekspor ke Jepang. Tanggapan konsumen akan Batik Porang cukup bagus.

Hal itu terbukti dengan banyaknya pesanan untuk motif batik tersebut. Pemesan tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Madiun, namun juga daerah sekitarnya di Jawa Timur, bahkan hingga luar Pulau Jawa. Untuk pembuatan batik tersebut, pihaknya melibatkan ibu-ibu rumah tangga warga desa sekitar. Selain Motif Porang, kelompok batik tulis Sari Warni juga mengembangkan Motif Batik Kue Manco. Adapun motif tersebut diambil dari bentuk manco yang merupakan jajanan khas daerah Kebonsari. Untuk menghasilkan satu lembar kain batik tulis dibutuhkan waktu hingga empat hari lamanya. Selain batik tulis, pihaknya juga membuat batik cap dengan motif yang sama.

Untuk harga, di kisaran Rp. 70 ribu hingga Rp. 500 ribu per lembarnya. Harga yang dipatok tersebut tergantung dari tingkat kesulitan motif dan bahan kain batik yang digunakan. Secara umum Pemerintah Kabupaten Madiun telah mengembangkan empat motif batik yang dijadikan kekhasan atau ciri dari wilayah setempat dengan menggandeng para perajin batik yang ada.

Source https://www.antaranews.com/ https://www.antaranews.com/berita/665056/perajin-batik-di-madiun-kembangkan-motif-tanaman-porang-menjadi-ikon
Comments
Loading...