Perajin Batik Berinovasi

0 162

Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul Dorong Perajin Batik Berinovasi

Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul akan terus mendorong perajin batik untuk melakukan inovasi corak dan pewarnaan dalam rangka mendongkrak permintaan konsumen. Anwar Jamal selaku Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Energi Sumber Daya Mineral mengatakan jumlah perajin bantik di Gunung Kidul terus bertambah seiring pangsa pasar batik terbuka luas. Oleh karena itu perajin perlu melakukan inovasi supaya produk mereka mampu bersaing di pasaran.

Pengakuan Unesco terhadap batik tradisional Indonesia, berdampak positif pada industri batik tulis dan kombinasi di Gunung Kidul. Permintaan kain batik dari pasar lokal maupun luar daerah terus mengalir. Untuk itu, kami meminta perajin terus melakukan invonasi supaya batik Gunung Kidul mampu bersaing dipasaran. Kabupaten Gunung Kidul memiliki tiga Corak batik asli yang terus dikembangkan oleh perajin bantik. Tiga corak tersebut yakni Sekar Jagad Gunung Kidul, Walang Jati Kencono, dan Walang Sinanding Jati.

Batik bercorak Sekar Jagad Gunung Kidul diproduksi secara terbatas, sebab batik ini digunakan sebagai cindera mata bagi pejabat yang berkunjung ke Gunung Kidul. Hingga kini, batik ini baru diproduksi sebanyak 100 lembar.  Batik bercorak Walang Jati Kencono rencananya akan digunakan sebagai pakain batik disekolah-sekolah dari tingkat sekolah dasar hingga Sekolah menengah atas (SMA). Untuk batik, Walang Sinanding Jati telah diproduksi hingga 30 ribu lembar karena digunakan sebagai pakaian resmi pegawai negeri sipil (PNS) Gunung Kidul.

Pemerintah Kabupaten sangat menyadari bahwa sektor industri batik berdampak pada pengurangan angka pengangguran, menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan perajin batik. Secara intensif memberikan pelatihan kepada perajin terkait pembuatan design batik yang bagus sehingga mampu diterima konsumen luas, serta memberikan bantuan berupa peralatan membatik. Ketua Paguyuban Pembatik Gunung Kidul, Baru Sayang Diputra mengatakan “Batik Tancep” yang sudah menembus pasar Eropa dan Singapura.

Source Perajin Batik Berinovasi Batik
Comments
Loading...