Penjual Batik Jonegoroan Meningkat

0 243

Penjual Batik Jonegoroan Meningkat

Omset penjualan Batik Jonegoroan yang diproduksi oleh perajin batik di wilayah Bojonegoro mulai mengalami peningkatan selama Hari Raya Idul Fitri 1433 H, dengan pembeli sebagian besar warga asli daerah setempat yang menetap di luar daerah. Perajin Griya Batik “Jonegoroan” Bojonegoro Nanik Lusetiyani mengatakan, pembeli batik baik bahan maupun yang sudah jadi di tempatnya, sebelum Hari Raya Idul Fitri, termasuk setelahnya, meningkat dibandingkan dengan tahun lalu.

Masyarakat Bojonegoro yang menetap di berbagai daerah, mulai dari Kota Jakarta, Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo, juga kota lainnya, ketika pulang, membeli batik untuk dimanfaatkan sendiri atau sebagai cendera mata. Lebaran tahun lalu penjualan Batik Jonegoroan di tempat ini hanya  berkisar 20 sampai 30 potong batik/hari, tapi sekarang ini bisa berkisar 40-50 potong batik/hari.

Para pembeli batik di tempatnya itu, sangat beragam, ada yang hanya membeli bahan batik berbagai macam motif batik khas Bojonegoro, di antaranya, Motif Batik Jagung Miji Emas, Motif Batik Mliwis Mukti, Motif Batik Parang Dahono, Motif Batik Rancak Thengul, Motif Batik Sata Gondo Wangi, juga yang lainnya yang ukurannya 2 meter, lebar 1,6 meter.

Bahan batik itu dijual dengan harga mulai dari Rp. 65 ribu hingga Rp. 130 ribu/potong, sedangkan untuk bahan batik tulis dijual dengan kisaran harga mulai dari Rp. 200 ribu hingga Rp. 350 ribu/potong.

Source https://bali.antaranews.com/ https://bali.antaranews.com/berita/26956/penjual-batik-jonegoroan-meningkat
Comments
Loading...