Pengrajin Batik Lampung Ikuti Sertifikasi Profesi

0 12

Pengrajin Batik Lampung Ikuti Sertifikasi Profesi

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI melalui Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi kembali menyelenggarakan Bimbingan Teknis/Pelatihan dan Sertifikasi Profesi Batik yang dilaksanakan di Lampung, 8-10 Mei 2017. Pada tahun ini, kegiatan fasilitasi sertifikasi profesi batik di Lampung merupakan kali ke 6 (enam), setelah sebelumnya Bekraf RI telah menyambangi beberapa kota seperti Batang, Jember, Lamongan, Yogyakarta, dan Solo.

Program ini merupakan kerjasama  antara Bekraf RI melalui Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Batik, untuk mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kondusif bagi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya profesi batik di Indonesia. Selain itu juga dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman bahwa sertifikat kompetensi sangatlah penting dalam meningkatkan daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam pembukaan acara, Sabartua Tampubolon, Direktur Harmonisasi Regulasi dan Standardisasi Bekraf RI, menjelaskan, saat ini Indonesia sedang memasuki era persaingan, termasuk di dalamnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing. Hal ini sesuai dengan yang dicanangkan oleh pemerintah dalam hal ini adalah Presiden Joko Widodo yang mengharapkan ekonomi kreatif dapat menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. “Melalui program dan kegiatan ini, para pengrajin batik diharapkan semakin siap untuk menghadapi persaingan yang menjadi salah satu konsekuensi masuknya Indonesia dalam perdagangan bebas  global”, ujar Sabartua Tampubolon.

Kegiatan Bimbingan teknis/Pelatihan dan Sertifikasi Profesi Batik yang dilaksanakan tanpa memungut biaya dari peserta sertifikasi tersebut, diikuti 100 (seratus) orang pengrajin batik yang berasal dari Bandar Lampung, Tulangbawang, Pringsewu, Tanggamus, Pesawaran, Lampung Tengah, dan Metro. Peserta merupakan hasil seleksi terlebih dahulu oleh LSP Batik.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengikuti serangkaian uji kompetensi dan kemudian dinilai oleh tim asesor dari LSP Batik. Bimtek/Pelatihan dan Sertifikasi Profesi Batik dilaksanakan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Selain Dr. Sabartua Tampubolon selaku Direktur Harmonisasi Regulasi dan Standardisasi, Bekraf RI, kegiatan ini juga dihadiri oleh Satria Alam, SE, MSi selaku Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Provinsi Lampung dan Ir. Subagyo selaku Ketua LSP Batik

Source http://www.bekraf.go.id http://www.bekraf.go.id/berita/page/8/57-pengrajin-batik-lampung-ikuti-sertifikasi-profesi
Comments
Loading...