Pengrajin Batik Lakukan Sertifikasi Batikmark

0 18

Pengrajin Batik Lakukan Sertifikasi Batikmark

Pemerintah terus mendorong para pengrajin batik tulis di Tanah Air untuk melakukan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) terhadap batik tulis untuk menambah nilai jual produk tersebut. Standar SNI untuk batik bernama batikmark merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Perindustrian 74/2007 tentang Penggunaan Batikmark “Batik Indonesia”.

Hingga saat ini dia menyebut baru terdapat 260 pengrajin batik tulis yang telah mendapatkan batikmark. Jumlah ini masih terlampau kecil bila mengingat jumlah pengrajin batik tulis yang mencapai ribuan di Tanah Air.

Pemerintah telah melakukan sosialisasi mengenai batikmark ini. Pertambahan pengrajin yang mensertifikasi produknya tidak bertumbh signifikan karena menyangkut ongkos yang harus ditanggung pengrajin. Selain membayar Rp 170.000 untuk proses sertifikasi, pengrajin batik juga menanggung biaya operasional penguji selama penilaian.

Pengaplikasian batikmark penting untuk menjamin keaslian batik tulis karya pengrajin Indonesia. Terkait hal tersebut, sertifikasi batikmark yang telah diperoleh pengrajin juga perlu untuk dilakukan penyesuaian selama enam bulan sekali untuk menjamin kualitas.

Pengrajin batik tulis yang mengekspor karyanya ke luar negeri juga  tidak diwajibkan untuk memiliki batikmark. Sertifikasi tersebut dapat menambah nilai jual kepada konsumen terutama pasar Eropa, Amerika Serikat, dan Asia Pasifik seperti Jepang yang telah menghargai keaslian suatu produk. Hingga 2017 ekspor batik Indonesia diketahui mencapai USD58 juta.

Source http://industri.bisnis.com/ http://industri.bisnis.com/read/20180629/12/811195/perajin-batik-didorong-lakukan-sertifikasi-batikmark
Comments
Loading...