Pengrajin Batik Keluhkan Fluktuasi Harga Bahan Pewarna Impor

0 26

Pengrajin Batik Keluhkan Fluktuasi Harga Bahan Pewarna Impor

Sejumlah pengrajin batik tulis yang ada di Kabupaten Pati dan Rembang, Jawa Tengah, mengeluhkan fluktuasi harga bahan baku pewarna batik karena harus mendatangkan dari luar negeri. “Hingga kini pengrajin batik tulis masih mengandalkan bahan baku pewarna impor,” kata salah seorang pengrajin batik tulis asal Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Tri Widayati di Pati. Sementara bahan baku serupa yang diproduksi di dalam negeri dengan kualitas hampir sama, belum tersedia.

Akibatnya, harga bahan baku tersebut cenderung berfluktuasi karena menyesuaikan kurs rupiah terhadap dolar AS. Ketika nilai tukar rupiah turun, kata dia, harga jual komoditas impor tersebut mengalami kenaikan. Karena daya beli masyarakat terhadap kerajinan batik tulis masih terbatas, lanjut dia, maka harga jual batik hasil produksinya terpaksa tidak dinaikkan. Harga bahan baku pewarna impor, lanjut dia, saat ini mencapai Rp. 600 ribu untuk jenis warna tertentu. Masing-masing warna harga jualnya juga berbeda-beda. Terkait penggunaan warna alami, sudah mulai menggunakan, meskipun biaya produksinya jauh lebih mahal dan membutuhkan proses yang lebih lama.

Rudi Siswanto, salah satu pengrajin batik asal Rembang mengakui hal serupa bahwa harga bahan baku pewarna impor memang berfluktuasi. Untuk bahan baku kain, tidak lagi bergantung pada produk impor karena produk lokal sudah tersedia dengan harga yang cukup stabil. Meskipun demikian, dirinya tidak bisa menghindari lonjakan harga komoditas impor tersebut. Kalaupun ada kenaikan harga yang terlalu tinggi, harga jual produk batik tulis terpaksa dinaikkan dengan melihat daya beli masyarakat. Upaya untuk memasarkan hasil kerajinannya, kata dia, tidak hanya mengandalkan penjualan secara konvensional, melainkan memanfaatkan media sosial serta mencoba membuat aneka kerajinan yang memanfaatkan kain batik.

Source https://jateng.antaranews.com/ https://jateng.antaranews.com/berita/192248/pengrajin-batik-keluhkan-fluktuasi-harga-bahan-pewarna-impor
Comments
Loading...