Pengertian Batik Menurut Amir Yahya

0 92

Pengertian Batik Menurut Amir Yahya

Amir Yahya adalah seorang pelukis batik yang ikut mendefinisikan batik sebagai karya seni yang banyak memanfaatkan unsur gambar ornamen pada kain dengan proses tutup-celup, maksudnya mencoret dengan malam pada kain yang berisikan motif-motif ornamentatif. Pada zaman dahulu karya seni yang ornamentatif ini dikatakan sebagai karya seni tulis karena sebagian batik dibuat mirip dengan teknik menulis atau menyungging. Oleh karenanya, istilah batik itu kurang lebih sejajar dengan seni tulis atau seni lukis atau seni sungging yang ornamentis.

Memang batik sangat layak untuk disebut sebagai karya tulis. Logika ini bermula pada teknik membatik dengan menggunakan canting yang dapat mengeluarkan cairan berupa malam dan dikerjakan secara teliti seperti layaknya orang menulis. Istilah ini dapat juga bertumpu pada istilah batik dalam krama inggil (bahasa Jawa halus), yaitu nyerat (membatik). Kemudian istilah nyerat ini diterjemahkan menjadi tulis atau menulis dan lukis atau melukis. Jadi, batik adalah seni lukis, hal ini terbukti dengan ditunjukkannya kemampuan seorang pembatik melukiskan ornamen-ornamen (motif) pada batik yang penuh dengan simbol.

Batik sendiri merupakan kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Pola kerja tukang batik sangat dipengaruhi oleh siklus pertanian. Saat berlangsung masa tanam atau masa panen padi, mereka sepenuhnya bekerja di sawah. Namun, di antara masa tanam dan masa panen, mereka sepenuhnya bekerja sebagai tukang batik. Akan tetapi seiring perkembangan zaman, pekerja batik tidak lagi didominasi para petani. Mereka berasal dari berbagai kalangan yang ingin mencari nafkah. Hidup mereka sepenuhnya tergantung pada pekerjaan membatik.

Para perempuan Jawa di zaman dulu menjadikan ketrampilan membatik sebagai mata pencaharian sehingga pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan. Saat ditemukan teknik membatik dengan cap, kaum laki-laki dimungkinkan masuk di bidang ini. Misalnya, Batik Pesisir memiliki garis maskulin seperti yang terlihat pada corak Megamendung. Di wilayah ini, pekerjaan membatik merupakan lah yang lazim bagi kaum lelaki.

Di sisi lain, menurut Linda Kaun, kata batik paling tidak memiliki tiga arti dan konotasi. Bagi sebagian besar orang asing, batik adalah perbuatan yang aktual dan secara fisik mendekorasi kain dengan malam, kemudian mewarnai kain tersebut. Hal ini bisa dilakukan dengan cara pencelupan atau aplikasi langsung. Kuncinya adalah malam. Kata batik juga berlaku untuk hasil produksi, yakni kain batik yang merupakan hasil dari tindakan menggambar dengan malam dan mewarnai kain. Gambar itu pada akhirnya terpantul pada sisi belakang kain.

Source https://www.fatinia.com/ https://www.fatinia.com/pengertian-batik/
Comments
Loading...