infobatik.id

Pengembangan Batik Bondowoso Motif Kupu-kupu

0 65

Pengembangan Batik Bondowoso Motif Kupu-kupu

Pada Batik Kupu-kupu susunan antar ornamen masih terlihat sama antara batik sebelum dikembangkan dan sesudah dikembangkan. Terlihat pada bagian penyusunan ornamen daun singkong dan kupu-kupu berjajar keatas dalam setiap jenisnya. Namun terdapat sedikit perbedaan pada gambaran garis yang membatasi tempat ornamen daun singkong dan kupu-kupu, garis yang sebelumnya lurus dibuat meliuk-liuk dan semakin keatas semakin mengerucut atau mengecil.

Daun singkong dalam Batik Kupu-kupu sebagai ornamen utama yang digambarkan berbentuk meruncing pada setiap ujung helaiannya, lebih panjang dan terpisah disetiap helainya. Tambahan batang dibuat di pangkal daun sehingga membuat ornamen daun singkong semakin berbeda dengan motif daun singkong sebelum dikembangkan. Penyusunan daun singkong yang di buat seakan berjatuhan membuat motif memiliki irama dalam penglihatan siapapun yang melihatnya. Ornamen kupu-kupu sebagai ornamen utama kedua dalam pengembangannya terlihat pada bentuk sayap kupu-kupu yang beragam antara kupukupu satu dengan yang lain. ornamen kupukupu setelah dikembangkan dibuat lebih beragam bentuk. Ornamen kupu-kupu setelah dikembangkan membentuk kupukupu yang sedang beterbangan kesegala arah dengan sayap yang terlihat penuh ataupun yang terlihat dari samping seekor kupu-kupu.

Ornamen Pecah Batu sebagai ornamen tambahan dalam Batik Kupu-kupu. Dikembangankan ornamen  pecah batu tidak berbeda jauh dengan ornamen pecah batu sebelum dikembangkan dari segi bentuknya. Perbedaan yang terlihat pada ukuran dan penyusunan dari ornamen itu sendiri. Ukuran motif dibuat bervariasi,  dari batubatu yang besar hingga batu yang kecil dan dari penyusunan terlihat ornamen ini disusun didalam bidang garis lengkung tersendiri penyusunan juga terlihat dari ukuran yang terbesar hingga yang terkecil menjulang kebagian atas kain, sehingga kesan mata bergerak mengikuti arah Motif Pecah batu lebih kuat. Isen-isen pada ornamen daun singkong setelah dikembangkan dibuat dengan mengkombinasi tiga jenis isen-isen dalam satu ornamen daun singkong diantaranya ron pakis, ceceg dan uceng. Susunan isen-isen pada ornamen ini dibuat agar dapat menunjukkan sebuat pusat perhatian dalam satu ornamen. Isen-isen pada ornamen kupu-kupu dibuat dengan kombinasi dua jenis isen-isen yaitu sawut dan ceceg. Penyusunan isen juga dilakukan sedemikian rupa sehingga ornamen ini terlihat beragam antara ornamen kupu-kupu satu dengan yang lainnya.

Source Pengembangan  Batik Bondowoso Motif Kupu-kupu Batik
Comments
Loading...