Pengaruh Agama Islam dalam Motif Batik Kudus Klasik

0 212

Pengaruh Agama Islam dalam Motif Batik Kudus Klasik

Batik Kudus Klasik memang bisa dibilang tidak sebesar Batik Pekalongan, Batik Solo atau bahkan Batik Cirebon. Bila ditilik dari wujudnya, batik ini tidak kalah indahnya dengan ketiga jenis batik tersebut, Kudus merupakan salah satu pusat penyebaran agama Islam dan memiliki tokoh penyebar agama yang terkenal, Sunan Kudus (Syech Dja’far Shodiq) dan Sunan Muria (Raden Umar Said). Para tokoh tersebut ternyata turut memberi andil akan hadirnya inspirasi motif Batik Kudus, misalnya dengan memberikan sentuhan kaligrafi pada motifnya.

Salah satu motif yang juga sangat terkenal di Kudus adalah motif kapal kandas. Menurut sejarah yang dituturkan juru kunci Gunung Muria, motif ini lahir berkaitan dengan sejarah Kapal Dampo Awang milik Sampokong, yang kandas di Gunung Muria. Menurut Sampokong, gunung yang dilewati merupakan lautan, tetapi Sunan Muria berkayakinan bahwa itu merupakan gunung. Dan akhirnya kapal Dampo Awang kandas di Gunung Muria. Gunung tersebut membawa rempah-rempah dan tanaman obat-obatan yang sampai sekarang tumbuh subur di Gunung Muria, salah satunya adalah buat parijoto yang diyakini oleh masyarakat sekitar untuk acara 7 bulanan supaya anaknya bagus rupawan.

Diantara tumbuhan yang ada di Gunung Muria adalah pohon Pakis Haji yang pada zaman Sunan Muria dipakai sebagai salah satu tongkat Sunan Muria, sampai sekarang kayu pakis haji diyakini oleh masyarakat sekita bisa mengusir hama, seperti tikus, karena motif tersebut mempunyai alur menyerupai ular dan ukiran seperti kaligrafi.

Source Pengaruh Agama Islam dalam Motif Batik Kudus Klasik Batik
Comments
Loading...