Pengaruh Agama Hindu Pada Batik

0 170

Pengaruh Agama Hindu Pada Batik

Batik pada hakekatnya merupakan seni yang banyak memanfaatkan unsur menggambar ornamen pada kain dengan proses tutup celup. Batik juga mendapatkan pengaruh dari agama salah satunya dari Agama Hindu.

Pengaruh Agama Hindu terlihat pada Motif Kawung yang digunakan patung-patung Hindu, walaupun bila diterawang Motif Kawung lebih dahulu dipergunakan pada sinjangan sebelum dipahatkan pada patung-patung tersebut. Jika dilihat dari pewarnaan, warna batik klasik yang terdiri dari tiga warna (coklat identik dengan merah, biru identik dengan warna hitam, dan kuning atau coklat muda identik dengan warna putih) ketiga warna ini mempunyai alegori sesuai dengan konsepsi dewa Hindu, yaitu Trimurti. Coklat atau merah lambang Dewa Brahmana, atau lambang keberanian, Biru atau hitam lambang Dewa Wisnu atau lambang ketenangan, Kuning atau Putih lambang Dewa Syiwa. Kaum Brahmana menggunakan sandang berwarna putih, sedangkan kaum Ksatria dan Bangsawan menggunakan sinjangan yang bermotif dan rakyat jelata atau kaum Sudra hanya diperkenankan menggunakan warna hitam.

Warna hitam menggambarkan kehidupan yang polos dan memberikan kesaksian hidup yang papa. Sedangkan kain sinjangan yang bermotif dipergunakan oleh kaum Ksatria dan Weisya adalah lambang dari kehidupan yang mempunyai idealisme yang tinggi, maka nantinya sinjangan batik yang bermotif ini hanya dipergunakan di kalangan istana. Walaupun hal ini tidak hanya dipergunakan selama masa kejayaan bangsa Hindu, namun juga berlangsung pada masa Kerajaan Majapahit, Mataram Kuna, Kartasura maupun Surakarta, Mataram Baru atau Ngayogyakarta.

Source Pengaruh Agama Hindu Pada Batik Batik
Comments
Loading...