Penamaan Motif Batik

0 244

Penamaan Motif Batik

Menurut pendapat Sri Soedewi Samsi mengatakan pada dasarnya tidak ada pedoman untuk memberikan nama pada motif batik dengan penamaan sama tetapi ternyata ornament yang termuat berlainan. Ada suatu motif batik dengan ornament pokok binatang atau hewan yang cukup besar dan tampak dominan, tetapi ternyata nama motif batik tersebut tidak mengambil dari ornament binatang tersebut, melainkan dinamai dengan bunga-bunga kecil yang justru gambarnya kurang menonjol. Pecahnya Mataram menjadi Solo dan Yogya membuat penamaan motif batik semakin berbeda. Sebagai contoh, di Yogya dikenal motif Ceplok Kokrosono, sementara di Solo disebut Motif Semen

Salah satu pengrajin batik Bapak Ali Murtono Hafids mengatakan umumnya nama suatu motif batik mengacu pada nama motif utamanya misal Pring Sedapor, Sawat, dan lain-lain, nama isen-isen missal Gringsing, Moto Doro, Beras kecer, dan lain sebagainya, nama warna yang dominan misal bang biron yang artinya merah dan biru, bledak yang artinya putih dan lain-lain.

Nama tema suatu motif yang telah dikenal memiliki komposisi elemen tertentu misal Wahyu Tumurun, Satrio Manah, dan lain-lain. Namun ada juga motif-motif batik antara nama motif dan nama ornament tidak ada hubungannya sama sekali, misalnya Udan Liris. Penamaan pada motif batik juga terinspirasi dari lingkungan alam sekitar sesuai dengan daerah pembuat batiknya. Terkadang penamaan juga terinspirasi dari makhluk hidup seperti flora dan fauna.

Source Penamaan Motif Batik Batik
Comments
Loading...