Pemotretan Artis Ririn dan Rini Gunakan Pakaian Batik Karya Desainer Catherine Njoo

0 57

Pemotretan Artis Ririn dan Rini Gunakan Pakaian Batik Karya Desainer Catherine Njoo

Artis cantik Ririn Ekawati dan adiknya Rini Yulianti serta model Olin Mendeng melakukan sesi pemotretan di studio Rio Motret di Pluit, Jakarta Utara mengenakan pakaian berbahan batik karya Catherine Njoo bertema “Glamor dan Mistis”. Baju-baju tersebut pernah diikutkan di ajang bergengsi fashion dunia, yakni New York Fashion Week 2017 diawal bulan September 2017, bertajuk Legong Bali.

Ketiganya sangat bangga bisa mengenakan baju batik yang telah diperkenalkan di ajang fashion bergengsi dunia, karya desainer batik ternama Catherine Njoo. “Saya bangga pakai baju batik ini karena pernah dipakai model internasioanal. Happy banget,” ungkap Ririn Ekawati saat sesi pemotretan. “Jarang ada dres batik dengan tema gotik dan ada payet-payet, kilauannya berbeda,” sambumg Rini Yulianti.

Meski menyukai batik, namun baru kali ini melihat batik bisa dibuat wah dan glaumor. Dipakai nyaman dan indahnya batik Ririn Ekawati dan Rini Yulianti mengaku semula tak punya dress batik, jadi berminat memilikinya. Catherine Njoo adalah desainer yang fokus pada bahan tradisional Batik hand made (buatan tangan). Ia bertekad batik menjadi ciri khas Indonesia dimata Internasional serta disukai. Juga agat masyarakat Indonesaia khususnya lebih mencintai karya bangsa sendiri. Ditangannya kain batik menjadi pakaian stelan modren classsy, lebih menekankan edgy style, tetapi tetap ada elegannya dan glamornya, bukan girly bukan terlalu peminim, pungky tapi bukan maskulin. Intinya trend.

Cathrine mengakui sudah ada desainer batik, namun menurutnya promosi yang kurang gencar dilakukan, terutama di ajang dunia. Untuk itu ia gencar promosikan batik melalui karyanya, tkerap mengikuti event dalam negeri seperti Ciputra World Fashion Week di Surabaya, even yang selalu diikuti oleh banyak desainer terkenal Indonesia maupun internasional dan Surabaya Fashion Week, juga salah satu kegiatan atau acara yang memperkenalkan karya dari designer ternama di Indonesia.

Belum lama ini Catherine Njoo, desainer asal Surabaya ini dipilih mengikuti New York Fashion Week (NYFW) 2017 di New York, diawal bulan September 2017 lalu. Diajang ini ia menggabungkan kain-kain tradisional Batik Indonesia dengan gaya busana modern dan trendy, menghadirkan 12 koleksi terbarunya bertajuk “Legong”, yang menampilkan koleksi busana bernuansa warna hitam dan emas khas batik Bali dengan potongan yang terinspirasi oleh tarian tradisional Bali “Legong”, dan dihias dengan aksesoris kepala yang diberi judul “Frangipani Flower”

Untuk pemotretan ini Catherine mengeluarkan 9 dari 12 karya batiknya yang diikutkan fasihon di Newyork. Menurutnya kesembilan karya batiknya bernuansa hitam mencerminkan mistis dan misterius. Saat dikenakan akan memancarkan aura “power women”. “Batik jangan hanya sebagai tradisional saya. Biasa dibuat glamour menjadi pakaian trend. Jadikan batik pakaian  berkelas yang bisa menembus pasar internasional,” katanya. Pilihan pemotretan kepada Rio Motret, dikatakan Catherine karena pernah pemotretan di Bali dengan Rio. Hasilnya bagus, sesuai apa yang  diinginkan dan harapkan.

“Saat mau pemotretan ini saya hubungi Rio, saya katakan saya butuh artis tuk pemotretan karya terbaru saya. Lalu Rio sodorkan tiga nama itu. Ternyata pas dengan baju batik yang saya buat. Dan hasilnya bagus,” kata Catherine. Rio sendiri mengaku saat diminta artis oleh Catherine  untuk pemotretan baju batik nuansa hitam bertema glaumor dan mistis, langsung mengajukan nama Ririn Ekawati, adiknya Rini Yulianti dan Olin Mendeng. Catherine Njoo menuturkan, baju rancangannya yang dipakai pemotretan ini menggunakan batik khas Bali, Legong. Ia ingin memperkenalkan bahwa batik bisa didesain sedemikian rupa, dan menjadi gaun yang cantik dan menawan.

“Ini koleksi saya yang terbaru, temanya Legong. Saya bawa ke New York Fashion Week. Ini batik dari Bali. Jadi bagus banget kalau dipakai. Pas lagi di New York Fashion Week mereka terkesima. Mereka bilang printing aku bilang bukan, ini handmade. Mereka makin kagum,” terangnya. Ririn Ekawati berharap, batik semakin dikenal dunia dan semakin banyak selebriti dunia yang mengenakan batik. “Suatu hari kita berharap artis internasional pakai baju batik Indonesia dan buatan desainer Indonesia,” sebutnya.

Source http://dnewsstar.com/ http://dnewsstar.com/pemotretan-artis-ririn-dan-rini-gunakan-pakaian-batik-karya-desainer-catherine-njoo/.html
Comments
Loading...