Pemkot Pekalongan Minta Seni Batik Sebagai Muatan Lokal

0 21

Pemkot Pekalongan Minta Seni Batik Sebagai Muatan Lokal

Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, meminta lembaga sekolah tingkat sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi agar seni dan budaya batik sebagai pelajaran muatan lokal di sekolah.

Kepala Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Pekalongan, Budiyanto di Pekalongan, Selasa, mengatakan tujuan batik sebagai muatan lokal tersebut guna melestarikan budaya dan seni batik kepada para pelajar.

“Oleh karena itu, kami menggelar `training of trainer` batik kepada para guru SD/MI dan sekolah menengah pertama (SMP)/MTs. `Training of trainer` ini diikuti oleh 80 guru SD/MI dan SMP/MTs,” katanya.

Ia mengatakan tujuan kegiatan itu untuk membekali para guru tentang budaya batik yang menjadi keunggulan dan kearifan lokal berupa seni batik.

Melalui kegiatan “training of trainer` batik itu, kata Budiyantoa, para guru dapat membekali peserta didiknya untuk mengenal budaya dan seni, serta potensi ekonomi kerajinan batik kemudian memberikan ketrampilan seni batik, menumbuhkembangan jiwa wirausaha dan melestraikan seni batik.

Menurut dia, sampai saat ini baru 480 guru dari 1.056 guru yang sudah mengikuti kegiatan “training of trainer` batik.

“Dari 2012 hingga 2018 hampir separoh yang sudah mengikuti kegiatan itu. Kami berharap pada guru yang wajib mengikuti kegiatan itu segera melaksanakan pelatihan itu,” katanya.

Wali Kota Pekalongan, Saelany Machfudz mengatakan kegiatan `training of trainer` itu merupakan langkah yang bagus untuk terus melestarikan budaya batik karena dengan memasukan batik pada muatan lokal di sekolah-sekolah maka batik akan dikenal oleh generasi yang akan datang.

“Hal itu merupakan upaya penguatan kerajinan batik. Saya berharap peserta kegiatan `training of trainer` batik ini bisa memperhatikan dan memahami apa yang disampaikan para narasumber agar nantinya dapat menularkan ilmunya pada peserta didiknya,” katanya.

Source https://jateng.antaranews.com https://jateng.antaranews.com/internasional
Comments
Loading...