Pembatik Temanggung Kembangkan Pewarna Alami

0 162

Pembatik Temanggung Kembangkan Pewarna Alami

Para perajin batik yang ada di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terus berkreasi untuk mengembangkan produk dengan pewarna alam yang terdapat di daerah tersebut dan ramah lingkungan. Pemilik “Batik Larasati Temanggung” Lily Setiawati mengatakan batik tulis warna alam yang diproduksinya merupakan hasil kreativitas orang Temanggung asli. “Melalui produk batik warna alam ini kami ingin berperan sera mengembangkan batik lokal yang ramah lingkungan,” katanya.

 

Pewarna alam yang digunakan antara lain dari kayu mahoni, duwet, daun jati, daun kopi, daun marenggo, sabut kelapa, dan kulit manggis.Bahan-bahan yang didapatkan juga cukup mudah. Motif batik yang dikembangkan juga merupakan khas Temanggung, antara lain dengan corak tembakau, kopi, prasarti Gondosuli, Situs Liyangan, dan Candi Pringapus.Menurut dia dirinya mengembangkan batik warna alam, karena  modal terbatas sehingga memanfaatkan bahan yang ada di sekelilingnya dan dengan pewarna alam tidak perlu penampung limbah karena ramah lingkungan. Menurut dia hasil karyanya justru banyak diminati masyarakat luar Temanggung bahkan luar negeri.

Batik dengan menggunakan pewarna alam yang terlihat kurang cerah ini tidak semua orang suka, penggemarnya terutama mereka yang benar-benar mengerti soal batik dan memiliki uang karena harga batik warna alam lebih mahal dibanding batik dengan warna kimia. Harga batik warna alam sekitar Rp. 350.000 hingga Rp. 2.500.000 juta per lembar tergantung kerumitan motif dan bahan kain yang digunakan. Paling mahal adalah yang menggunakan kain sutera.

Source http://www.beritasatu.com/ http://www.beritasatu.com/mode/278632-pembatik-temanggung-kembangkan-pewarna-alami.html
Comments
Loading...