Pembatik Papua Barat Belajar di Yogyakarta

0 123

Pembatik Papua Barat Belajar di Yogyakarta

Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Daerah Istimewa Yogyakarta mengundang 25 pembatik asal Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat untuk  mengikuti pelatihan membuat motif batik dan membuat batik di Yogyakarta selama seminggu. Selain untuk memperkenalkan batik kepada masyarakat Raja Ampat, pelatihan itu sekaligus untuk menciptakan motif batik khas Raja Ampat yakni burung Cendawasih. 

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti saat pembukaan pelatihan, menyatakan, hasil pelatihan itu akan ditampilkan dalam pembukaan Sail Raja Ampat, yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 21 Juni mendatang. 
Kekhasan itu, menurut Wiendu, harus diperoleh dari tradisi, budaya, dan seni khas Raja Ampat. Wiendu yakin, batik Papua mempunyai kemampuan untuk menembus pasar dunia. Ketua Dewan Kesenian Raja Ampat Alfius Mirino mengatakan, sudah dua kali warga Raja Ampat dikirim ke Yogyakarta untuk mengikuti pelatihan membatik. Rombongan pertama pada 2013 lalu sebanyak 15 orang. 

Namun, setelah kembali, mereka tidak bisa menerapkan ilmunya. Alasannya, tidak ada pendampingan selama mengikuti pelatihan. Tahun ini, 25 orang dikirim kembali didampingi Dewan Kesenian Raja Ampat sebanyak dua orang. Tidak ada satu pun peserta yang mempunyai latar belakang sebagai pembatik. Mereka adalah ibu rumah tangga, petani, nelayan, dan pengrajin aneka kerajinan tangan.

Sementara itu, Kepala BBKB, Zulmalizar mengharapkan, para peserta dapat mengembangkan teknologi pewarnaan sintetis dengan bahan alam Papua. Dengan demikian, akan menghemat biaya produksi karena tidak perlu impor dan ramah lingkungan. Dalam kesempatan itu disebutkan, saat ini omzet batik nasional mencapai lebih dari Rp 10 triliun dengan menyerap lebih dari 3,5 juta tenaga kerja.

Source https://sp.beritasatu.com/ https://sp.beritasatu.com/home/pembatik-papua-barat-belajar-di-yogyakarta/53813
Comments
Loading...