Pemasaran Batik Giri Asri Belum Seindah Karyanya

0 119

Pemasaran Batik Giri Asri Belum Seindah Karyanya

Dari sekian banyak industri batik yang ada di Yogyakarta tidak seluruhnya sukses di pasaran. Batik Giri Asri salah satunya. Rumah produksi batik yang terletak di Dusun Mojolegi, Karangtengah, Imogiri, Bantul ini masih mengalami kendala di bidang pemasaran. Batik Giri Asri dikelola oleh Mufidah dan saudaranya yang sejak kecil telah akrab dengan dunia batik. Pasca batik ditetapkan sebagai warisan pusaka dunia permintaan batik terus mengalami peningkatan.

Tingginya permintaan batik belum berdampak positif pada usaha yang digeluti Mufidah. Batik yang diproduksi Mufidah belum begitu laku di pasaran. Hal ini terkait promosi yang belum begitu maksimal. Bahkan dirinya hanya beberapa kali saja ikut pameran. Dirinya jarang ikut pameran bukan tanpa alasan. Menurut Mufidah jika ingin mempromosikan batiknya lewat pameran maka harus keluar biaya cukup mahal. Hal inilah yang menyebabkan Batik Giri Asri kurang laku di pasaran.

Pamor Batik Giri Asri tidak kalah indah dengan batik-batik lainnya. Motif dan warnanya juga beragam. Motif yang dibuat ada Motif Klasik dan Motif Pengembangan atau perpaduan antara Motif Klasik dan Motif Kontemporer. Kebanyakan motif yang dibuat terinspirasi dari lingkungan sekitar, yakni berupa tanaman dan aneka bunga. Untuk pewarnaan, batik berlabel Giri Asri ini menggunakan warna alam dan warna sintetis. Warna alam diperoleh dengan memanfaatkan tanaman alam yang ramah lingkungan. Proses pewarnaan alam lebih rumit karena harus melalui pencelupan berulang-ulang. Oleh karenanya proses pewarnaan alam lebih lama. Sehingga produk batik yang dihasilkan juga dibanderol dengan harga lebih mahal dari Batik Warna Sintetis. Berbeda dengan Batik Warna Alam, Batik Warna Sintetis terlihat lebih cerah karena menggunakan bahan kimiawi. Proses pengerjaannya juga lebih singkat dan tidak perlu melalui proses pencelupan berulang-ulang.

Source Pemasaran Batik Giri Asri Belum Seindah Karyanya Batik
Comments
Loading...