Pemanfaatan Alginat Pada Batik

0 265

Pemanfaatan Alginat Dalam Proses Pembuatan Batik Pada Kain Non Katun

Bahan Alginat merupakan polimer murni dari asam uronat yang tersusun dalam bentuk rantai linier panjang. Alginat sendiri biasanya digunakan sebagai bahan perekat dan bahan pengawet untuk industri kertas, tetapi sekarang alginat pada perkembangannya juga mulai dimanfaatkan sebagai bahan pengental alternatif dalam pengecapan batik pada kain non katun sesuai corak yang dikehendaki.

Bahan pengental biasa dipakai untuk membuat batik pada kain non katun umumnya dibuat dari rumput laut yang dicampur dengan bahan lain. Adapun jenis rumput laut yang dapat diolah menjadi alginat yaitu berupa rumput laut yang berwarna kecoklatan seperti Sargassum dan Turbinaria. Dibandingkan batik yang dibuat dengan menggunakan bahan pengental lainnya, batik yang menggunakan bahan pengental alginat umumnya mempunyai ketajaman motif yang cenderung lebih tinggi. Disamping itu penetrasi zat warna kedalam serat kain juga terbilang sangat cepat dan mudah.

Sebab selain diperlukan sebagai perintang zat warna pada kain, alginat sendiri sebenarnya juga memiliki beberapa fungsi penting lainnya dalam proses pembuatan batik diantaranya:

  1. Membawa dan menghantarkan zat pewarna kain.
  2. Melawan kapilaritas dari bahan kain.
  3. Meningkatkan daya adesi zat warna yang belum terfiksasi dalam serat.
  4. Mengikat air dari hasil kondensasi uap pada prosres fiksasi.
  5. Bertindak sebagai pelindung agar zat warna tidak mengendap selama proses pengecapan batik berlangsung.

Dalam dunia industri textile printing khususnya batik, alginat yang sering digunakan yaitu berupa alginat dengan konsentrasi 5% yang lebih dikenal dengan mannotex. Karakteristik alginat yang lengket menjadikan bahan ini sangat sesuai jika digunakan untuk perintang warna pada semua jenis kain terutama untuk kain polyester.

Source Pemanfaatan Alginat Bahan Batik
Comments
Loading...