Pelaku Usaha dan Seniman Kalimantan Selatan Belajar Batik di Kulonprogo

0 54

Pelaku Usaha dan Seniman Kalimantan Selatan Belajar Batik di Kulonprogo

Popularitas batik Geblek Renteng di Kulonprogo menjadi daya tarik bagi pelaku usaha dari luar daerah. Salah satunya, pelaku usaha dan seniman Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan bahkan datang jauh-jauh ke Kulonprogo untuk belajar membatik. Puluhan pelaku usaha dan seniman dari Kalimantan ini mendatangi sentra kerajinan batik di Kecamatan Lendah.

Usaha Sinar Abadi Batik yang dikelola warga setempat, Puryanto, ini menjadi tempat jujukan mereka untuk melihat langsung dan belajar membatik. Kepala Disperindagkop Tabalong, Paber Hasane, yang memimpin rombongan tersebut mengatakan kedatangan mereka berangkat dari keinginan belajar.

Mereka melihat Kulonprogo berhasil mengembangkan batik khas dengan motif geblek renteng. “Kami juga ingin mengembangkan batik khas Tabalong,” kata Hasane. Mulai dari membuat pola dan motif, mencanting, belajar pewarnaan dan proses membatik mereka lakoni di lokasi usaha Sinar Abadi Batik di Lendah tersebut.

Mereka juga belajar bagaimana proses melorot malam untuk membatik. Sejak proses awal hingga akhir, para peserta ini tampak antusias. Menurut Hasane, batik khas Tabalong yang ingin mereka kembangkan lebih kurang berupa motif perpaduan suku Dayak dan Banjar. Dari perpaduan itu, motif menonjolnya adalah ornament Dayak. Memadukan dengan motif Sesaringan dari Banjar, harapannya lahir motif unik.

Puryanto mengakui selama ini produk batiknya kerap dikirim ke wilayah Kalimantan Selatan. Tabalong merupakan salah satu daerah yang menjadi target pasarnya. Menurutnya, motif batik produksi Sinar Abadi Batik Lendah adalah motif yang unik dengan warna cerah. “Kami juga sering mendapat kunjungan seperti ini. Kami siap berbagi ilmu bagi yang datang untuk belajar membatik,” kata Puryanto.

Kepala Disperindag Kulonprogo, Niken Probolaras, menegaskan berbagi ilmu membatik dengan daerah lain menjadi cara untuk menguatkan pasar dalam negeri. Menghadapi berlakunya masyarakat ekonomi Asean, menurutnya, jaringan pasar harus dibangun bersama. “Produk lokal harus diperkuat dan dikembangkan agar tidak kalah dari produk luar,” ujarnya.

Source http://jogja.tribunnews.com/ http://jogja.tribunnews.com/2016/04/17/pelaku-usaha-dan-seniman-kalimantan-selatan-belajar-batik-di-kulonprogo
Comments
Loading...