Panembahan Senopati dan Lambang Kekuatan Luar Biasa Batik Motif Parang

0 10

Panembahan Senopati dan Lambang Kekuatan Luar Biasa Batik Motif Parang

Sejarah selalu menyimpan rahasia besar yang menjadi imajinasi generasi saat ini, berbagai peristiwa yang membuat kita seolah-olah ingin kembali ke masa lalu dan melihat secara langsung sejarah itu dibuat. Seperti kisah Panembahan Senopati dan lambang kekuatan luar biasa di balik batik motif parang yang sampai saat ini masih bisa kita nikmati filosofinya.

Seperti yang sudah kalian ketahui, batik motif parang adalah salah satu motif klasik yang diciptakan oleh Panembahan Senopati. Keberadaan batik motif parang tentu saja tidak terlepas dari sejarah berdirinya kerajaan Mataram Islam oleh Panembahan Senopati.

Setelah memindahkan pusat kerajaan dari Demak ke Mataram, dia sering bertapa di sepanjang pesisir Pulau Jawa, antara lain Parangkusuma menuju Dlepih Parang Gupito, menelusuri tebing Pegunungan Seribu yang tampak seperti “pereng” atau tebing berbaris.

Sebagai raja Jawa yang tentu saja menguasai seni, maka keadaan tempat tersebut mengilhaminya menciptakan pola batik lereng atau parang, yang merupakan ciri pakaian Mataram.

Di salah satu tempat bertapa tersebut, ada bagian yang terdiri dari tebing-tebing atau pereng yang rusak karena terkikis deburan ombak laut selatan, sehingga lahirlah ilham untuk menciptakan motif batik yang kemudian diberi nama Parang Rusak. Karena penciptanya adalah raja pendiri kerajaan Mataram, maka motif parang tersebut hanya boleh dikenakan oleh raja dan keturunannya di lingkungan Istana.

Seperti yang kita ketahui, Mataram Islam mampu berjaya karena jasa Panembahan Senopati, membuktikan kekuatan Panembahan Senopati sebagai Raja Mataram. Selain memperluas kerajaan, konon juga beliau menjadi suami dari penguasa laut kidul, Nyi Roro kidul.

Majunya Mataram Islam sekaligus membuktikan bahwa kebudayaan juga semakin maju di era Panembahan Senopati. Pusat Kerajaan yang berada di Yogyakarta menjadi salah satu buktinya, bahkan sampai sekarang, Yogyakarta adalah salah satu kota budaya yang istimewa.

Salah satu buktinya adalah batik motif parang, yang melambangkan sebuah kekuatan, ketangguhan masyarakat Mataram sekaligus kemajuan budaya Mataram.

Motif parang yang melereng memberikan kesan motif yang kuat dan tangguh, memiliki kepribadian yang luhur dan bijaksana. Seperti Panembahan senopati yang menunjukkan karakternya lewat motif batik parang rusak.

Filosofi Batik Parang adalah menunjukkan kesinambungan, jalinan yang tidak pernah putus. Dalam artian lebih dalam, bahwa manusia harus berusaha terus menerus berjuang untuk kesejahteraan umat manusia. Mampu membedakan mana yang benar dan yang salah.

Selain itu, motif tersebut juga melambangkan seorang ksatria yang jujur, yang bijaksana dalam mengemban tugas sebagai abdi masyarakat. Seorang yang jauh dari kata sombong dan angkuh dalam kehidupan sehari-hari dan mampu diterima seluruh lapisan masyarakat.

Berbagai motif batik parang hampir semua memiliki filosofi tersebut, tangguh dan tidak kenal menyerah untuk berjuang memberikan yang terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. Kekuatan dalam motif batik parang juga akan terus lestari dan berkesinambungan meskipun zaman terus berganti.

Source http://indonesianbatik.id http://indonesianbatik.id/2018/09/25/panembahan-senopati-dan-lambang-kekuatan-luar-biasa-batik-motif-parang/
Comments
Loading...