Pandiva Strategic: Desain Batik Khas Yogyakarta Wujud Ekspresi Jogja Istimewa

0 20

Pandiva Strategic: Desain Batik Khas Yogyakarta Wujud Ekspresi Jogja Istimewa

Pada Jumat-Sabtu kemarin, digelar Pameran Karya Istimewa yang menampilkan 20 Besar Juara Lomba Desain Batik Khas Yogyakarta 2015, di Griya UMKM. Pameran yang diselenggarakan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Pertanian (Perindagkoptan) Kota Yogyakarta tersebut layak diapresiasi.

“Pameran Karya Istimewa sangat bagus dilaksanakan sebagai wujud apresiasi Pemkot Yogyakarta terhadap hasil karya masyarakat dari sektor UMKM yang perlu diangkat keberadaannya agar lebih produktif dan berdaya saing tinggi,” ujar Direktur Pandiva Strategic, Danang Munandar, kepada Jogja Daily, di Godean.

Ia berharap, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang hidup di DIY mampu menampilkan ciri khas masing-masing. Hal tersebut mengindikasikan bahwa Jogja memiliki beragam kerajinan dan keterampilan yang terhimpun dalam wadah UMKM.

“Pameran ini mengangkat Batik Jogja. Hal ini sangat perlu dan penting, mengingat batik merupakan budaya adiluhung masyarakat Jawa dan Indonesia pada umumnya yang sudah diakui keberadaannya oleh UNESCO. Batik Jogja selama ini mulai tergerus dan kurang populer dibandingkan Solo dan Pekalongan,” ungkap Danang.

Menurutnya, pameran seperti ini dapat sering dilaksanakan sebagai bagian implementasi keistimewaan Jogja.

Pameran merupakan tindak lanjut Lomba Desain Batik Khas Yogyakarta, 16 Maret 2015 hingga 29 Mei 2015, yang digelar Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Kota Yogyakarta. Pameran menampilkan 100 karya pilihan peserta lomba yang dipilih dari 468 karya 410 peserta lomba yang masuk. Display karya dilengkapi dengan penjelasan tentang filosofi karya, fungsi, nama pencipta, dan data pendukung lain.

Karya pemenang lomba, rencananya akan dipakai sebagai bahan masukan seragam PNS, PKK, dan Dekranasda Kota Yogyakarta.

UMKM Kota Yogyakarta Rambah Marketing Online

Bersamaan dengan pembukaan pameran, dilakukan pemberian hibah 10 unit komputer beserta meja kursi, 1 unit proyektor, dan 1 unit AC oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) kepada Komunitas UMKM Kota Yogyakarta.

“Hibah ini merupakan bentuk apresiasi PT Telkom kepada Pemerintah Kota Yogyakarta sebagai pemenang Indonesia Digital Society Award 2014 beberapa waktu lalu. Telkom concern terhadap pengembangan UMKM. Diharapkan dapat digunakan untuk pengembangan UMKM di lingkungan Pemkot Yogyakarta,” tutur Account Manager PT Telkom, Annastasia Kurniawati Sukarno.

Untuk mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kota Yogyakarta terus eksis, Dekranasda Kota Yogyakarta kini juga merambah marketing online. Cara ini dianggap efektif menjawab zaman dan menghubungkan pelaku usaha dengan pembeli.

“Dekranasda Kota Yogyakarta sekarang memfasilitasi penjualan online. Griya UMKM tidak hanya menjadi tempat pamer produk dan pelatihan, tetapi juga merupakan wadah penting mempromosikan produk-produk UMKM secara online,” ujar Ketua Dekranasda Kota Yogyakarta, Tri Kirana Muslidatun.

Ketua Dekranasda Kota Yogyakarta menyatakan komitmen untuk mengawal tumbuhnya UMKM Kota Yogyakarta. Karena potensi yang dimiliki tidaklah kecil. Dengan pendampingan intensif, sumbangsih UMKM terhadap perekonomian Kota Yogyakarta pada khususnya akan signifikan.

Source https://jogjadaily.com https://jogjadaily.com/2015/06/pandiva-strategic-desain-batik-khas-yogyakarta-wujud-ekspresi-jogja-istimewa/
Comments
Loading...