Pamor Batik Geblek Renteng Kian Terangkat

0 168

Pamor Batik Geblek Renteng Kian Terangkat

Indonesian Fashion Chamber (IFC) Yogyakarta sudah mengambil perhatian keberadaan Batik Geblek Renteng khas dari Kulonprogo. Mereka mendesainnya menjadi  pakaian yang fasionable sehingga pamornya kian terangkat. Dipimpin oleh Lia Mustafa selaku Local Chairman IFC Yogyakarta Community, anggota organisasi ini usai audiensi dengan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, beberapa waktu lalu, menggulirkan ide baru mengkampanyekan geblek rentengmenjadi model pakaian sarung agar menjadi modis. Sarung diberikan sentuhan agar disukai masyarakat karena modelnya kekinian. “Kita  sedang mengkampanyekan gerakan memakai sarung sehingga ke depan sarung tidak lagi sebagai pelengkap atau busana cadangan tapi menjadi busana utama yang fashionable atau modis guna menunjang penampilan seseorang menjadi lebih elegan,” Ujar Lia.

Mereka juga melakukan pengambilan gambar di wisata Hutan Mangrove Pasir Kadilangu Jangkaran Temon. Foto-foto itu dipublis agar motif kain batik geblek renteng dikenal tidak hanya di kalangan desainer IFC tapi juga masyarakat. Ada dua manfaat bisa dipetik dari kegiatan IFC Fashion Movement Sarong is my new denim, yaitu mengembangkan model dan memasarkan batik geblek renteng sekaligus mengangkat potensi destinasi pariwisata khususnya Obwis Hutan Mangrove di kawasan pantai Kecamatan Temon. Jadi event ini implementasi dari program khusus yang peduli terhadap perkembangan model batik geblek renteng baik dalam bentuk sarung modern maupun busana-busana lain yang berbahan kain batik ikon Kulonprogo, sekaligus berpartisipasi memasarkan destinasi pariwisata Kulonprogo.

Lia berharap kepedulian IFC Yogyakarta Community terhadap perkembangan model Batik Geblek Renteng dan destinasi pariwisata Kuloprogo mampu ditangkap oleh para perajin atau pembuat kain batik. Dengan kayanya motif dan berbagai model penggunaannya baik untuk keseharian, sebagai identitas daerah dan bangsa maupun momen-momen tertentu, maka kain sarung Motif Geblek Renteng memiliki daya tarik bagi masyarakat. Staf Ahli Bupati Kulonprogo Endang Purwaningrum didampingi Kepala Dinas Perindag Kulonprogo Niken Probolaras menyatakan angkat topi atas kiprah IFC. Kampanye gerakan memakai sarung patut memperoleh sambutan dari masyarakat.  Mengingat generasi muda sekarang lebih banyak mengenakan celana jins ketimbang batik.

Source https://www.koranbernas.id/ https://www.koranbernas.id/pamor-geblek-renteng-kian-terangkat/
Comments
Loading...