Pameran Dalam Pekan Batik Nusantara

0 30

Pameran Dalam Pekan Batik Nusantara

Pekan Batik Nusantara (PBN) 2018 telah dibuka oleh Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz. PBN yang akan digelar hingga 24 Oktober mendatang di Kawasan Budaya Jatayu Kota Pekalongan, terdapat 192 stan yang diisi produk dari pelaku batik yang ada di Indonesia.

Selain itu, jajaran Pemkot Pekalongan juga meresmikan Rumah Kreatif Batik, dimana batik-batik warisan seniman legendaris seperti Oey Soe Tjoen, Liem Ping Wie, dan Fathiah yang karyanya berumur lebih dari 100 tahun dipamerkan di Rumah Kreatif Batik.

Pengunjung pun memadati stan-stan yang ada dalam acara PBN, tak hanya para pelajar, para kolektor batik dari penjuru nusantara juga ikut meramaikan PBN.

Seperti Haryono kolektor batik asal Jakarta, ia sengaja hijrah ke Kota Pekalongan untuk melihat corak-corak batik yang sudah berumur ratusan tahun.

“Sangat luar biasa, seperti karya Fatimah, saya tak menyangka begitu indahnya, padahal usia kain tersebut sudah ratusan tahun namun corak dan warnanya belum pernah saya temui di batik lainya,” katanya.

Selain melihat karya Fatimah, ia juga kempit ke stan Batik Tauto dari Kampung Batik Kauman Kota Pekalongan.

“Saya sempat menanyakan harga Batik Tauto, dan penjaga stan menerangkan harga batik tersebut Rp 30 juta. Namanya seperti soto tauto yang banyak dijual tapi harganya ribuan kali lipat,” jelasnya.

“Kata penjaga stan pembuatan Batik Tauto selama dua tahun, dan menggunakan bahan pewarna alami, saya bangga bisa mengenal batik, kemungkinan akan membeli satu untuk menambah koleksi,” tambahnya.

Sementara itu, Muhammad Aditya seorang siswa di SMP YPI Buaran, sangat antusias melihat Batik Garuda Pancasila yang juga dipamerkan dalam acara.

“Dari kejauhan saya kira bendera Indonesia, tapi semakin dekat ternyata kain batik, bagus sekali ada lambang Garuda Pancasila,” ujarnya.

Source http://jateng.tribunnews.com http://jateng.tribunnews.com/2018/10/20/dari-kain-batik-ratusan-tahun-hingga-batik-garuda-pancasila-dipamerkan-dalam-pekan-batik-nusantara
Comments
Loading...