Paduan Batik Rumit Modern di Tangan Mel Ahyar-Iwan Tirta

0 226

Paduan Batik Rumit Modern di Tangan Mel Ahyar-Iwan Tirta

Bukan sekadar menjadi pelengkap busana ketika acara adat, kini kain batik menjelma menjadi balutan pakaian yang gaya dan modern. Salah satunya sukses diperlihatkan Mel Ahyar yang berkolaborasi dengan Iwan Tirta Private Collection dalam panggung Fashion Nation 2018.

Kolaborasi keduanya menghadirkan koleksi ready to wear bertajuk ‘ER-LUM’ yang memiliki makna pusaka. Pola batik tegas dan besar yang menjadi ciri khas Iwan Tirta Private Collection dipadukan bersama detail-detail rumit Mel Ahyar. Sebanyak 22 pakaian yang terbagi dalam 2 sequences, koleksi ‘ER-LUM’ didominasi oleh mini dress dan outer panjang yang menggunakan teknik sulam bordir.

Koleksi semakin hidup dan berkelas dengan taburan aplikasi Swarovski sebagai sentuhan akhir. Dalam siluet lurus dan A-line, Mel Ahyar menambahkan material taffeta, tulle, dan sutra organdi untuk melengkapi tampilan yang modern dan elegan sebagai ciri khasnya.

Koleksi semakin kaya dengan rangkaian aneka motif seperti detail boketan (bunga), peksi (burung), hingga gajah. Motif tersebut menarasikan konsep Nusantara atau keberagaman Indonesia yang menjadi tema besar Iwan Tirta Private Collection pada 2018.

“Saya tidak ingin hanya mengagumi kejayaan masa lalu tanpa melihat semangat perkembangan seni batik di masa depan. Saya ingin menjadi bagian dari masa depan itu dan berperan aktif dalam perjalanan perkembangannya,” papar pihak Iwan Tirta Private Collection dalam keterangannya, Batik: A Play Light & shades, 1996.

Iwan Tirta Private Collection berkomitmen untuk selalu merepresentasikan karya yang tidak sekadar istimewa, tetapi juga mampu mengapresiasi akar budaya dan melakukan terobosan agar relevan dalam setiap masanya. Beberapa koleksi yang dilakukan bahkan dapat menciptakan karya seni batik dengan jangkauan segmen yang lebih luas.

Source https://www.jawapos.com https://www.jawapos.com/entertainment/lifestyle/19/04/2018/paduan-batik-rumit-modern-di-tangan-mel-ahyar-iwan-tirta
Comments
Loading...