Nilai Estetika Batik Bakaran

0 77

Nilai Estetika Batik Bakaran

Batik Bakaran merupakan salah satu warisan leluhur yang memiliki unsur-unsur keindahan. Unsur-unsur keindahan dapat ditemukan lewat Batik Bakaran dari komponen dan sifat yang menentukan kehadiran sebuah keindahan. Batik Bakaran merupakan benda yang diciptakan dan diwujudkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun sekaligus dapat memberi rasa kesenangan dan kepuasan terhadap penikmatan rasa indah meski rasa indah tidak hanya yang tampak oleh mata. Ciri-ciri rasa indah tersebut juga terdapat pada Batik Bakaran yang dapat disebut sebagai ciri-ciri estetik.

Penampilan juga termasuk ciri sebuah keindahan yang terkandung dalam Batik Bakaran didukung dengan tiga aspek yang tak dapat dipisahkan yaitu: bakat/talent, ketrampilan/skill, dan Sarana/media. Pada Batik Bakaran dapat ditemukan dari segi warna yang didominasi hitam (berasal dari perpaduan biru wedelan dengan coklat kemerahan atau soga), biru dan soga. Unsur corak/motifnya beraliran pada corak motif batik Tengahan dan batik Pesisir.

Corak batik Tengahan, diyakini diperoleh dari Nyi Danowati dari seorang pelarian kerajaan Majapahit yang membawa kerajinan batik sekaligus yang memperkenalkan batik tulis pertama kali di wilayah Bakaran. Sedangkan untuk corak batik Pesisiran, diperoleh para pembatik masa kini dari usaha pelestarian batik oleh pemerintah, dengan melalui pelatihan-pelatihan. Untuk melihat nilai estetik yang terkandung pada Batik Bakaran akan dibedakan menjadi tiga pola, yaitu : Pola Batik Bakaran Kuno, Pola Batik Bakaran Tradisi dan Pola Batik Bakaran Kreasi.

Source http://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/79129/jurnal%20bakaran_Soekma.pdf?sequence=1
Comments
Loading...