Nilai Estetik Batik Tegal

0 477

Nilai Estetik Batik Tegal

Unsur estetik yang terdapat dalam wujud karya seni terdiri dari bentuk (form) terdiri dari titik, garis, bidang, warna, dan proporsi yang terdiri dari kesatuan, harmoni dan keseimbangan. Seperti halnya pada pendekatan estetik terhadap kekhasan batik tulis, terutama Batik Tegal mampu memberikan kesan tersendiri terhadap keindahan ragam hiasnya. Banyak ragam hias yang mengacu pada daerah lingkungan sekitar dengan tema penciptaan motif berupa tumbuhan (flora) dan hewan (fauna) dengan warna-warna cerah yang mencirikhaskan batik pesisiran.

Motif yang dihasilkan seperti motif puyuh kipuh, motif manuk emprit, motif daun teh, motif kembang kertas, motif tambangan, motif kepiting, motif uler keket, motif daun kacang, motif kawung jenggot, motif blarakan dan sebagainya. Dengan banyaknya motif maka nilai estetik batik, mengambil beberapa motif yang merupakan motif asli khas Batik Tegal, motif-motif tersebut antara lain: Motif Kacang Thukul, Motif Gribigan, dan Motif Tahu Aci yang merupakan motif yang digemari oleh para konsumen baik dalam maupun luar kota Tegal seperti Bandung dan Jakarta.

Bentuk motifnyapun terlihat dinamis yang disusun sedemikianrupa membentuk komposisi organis dan motif lereng pada motif tahu aci serta warnanyapun menampilkan warna-warna cerah yang mencirikhaskan batik khas pesisiran.

Source http://eprints.uny.ac.id/38064/1/Krismawan%20Adi%20S_07206244021.pdf
Comments
Loading...