Motif Tapak Kebo Khas Tegal

0 327

Tegal tak luput dari daerah penyebaran batik di tanah Jawa. Batik pertama kali dikenalkan yaitu pada akhir abad ke-19. Budaya batik di Tegal dibawa Raja Amangkurat I (Sunan Amangkurat Mas) dari Keraton Kasunanan Surakarta. Amangkurat yang saat itu menyusuri pantai utara membawa pengikutnya yang diantaranya perajin batik. Perajin ini akhirnya menurunkan ilmunya pada anak cucunya dan meluas ke masyarakat. Batik yang dibuat motifnya masih meniru motif-motif khas keraton yaitu didominasi warna hijau dan kecokelatan.

Para perajin batik di Tegal telah menggeluti batik secara turun-temurun. Awalnya bahan pewarna yang dipakai waktu itu berasal dari pewarna alam yang bisa didapat dari lingkungan sekitar, misal pace/mengkudu, nila, soga kayu dan bahan kainnya juga tenunan sendiri. Warna batik Tegal pertama kali ialah sogan dan babaran abu-abu setelah dikenal nila pabrik, dan kemudian meningkat menjadi warna merah dan biru. Batik tulis Tegal atau biasa disebut batik tegalan dapat dikenali dari corak gambar atau motif rengrengan besar atau melebar. Motif ini tak dimiliki daerah lain sehingga tampak eksklusif. Isen-isen agak kasar terinspirasi dari flora dan fauna lingkungan sekitar dipadukan dengan warna spesifik yang lembut atau kontras. Warna lembut dan kontras adalah motif batik gaya pesisiran, ini memunculkan kesan tegas dan lugas seperti karakter masyarakat Tegal. Salah satu motif batik tegal ada Motif Tapak Kebo yang terinspirasi dari fauna.

Motif Tapak Kebo

Motif Tapak Kebo, menurut cerita rakyat motif tapak kebo tercipta karena pada waktu Amangkurat Mas menetap di Tegal, keadaan tanah pada saat itu masih gersang dan tandus sehingga tanah tersebut diolah dan dibajak dengan kebo. Ketika kebo-kebo membajak sawah meninggalkan jejak-jejak kaki sehingga terciptalah motif tapak kebo.

Source Motif Tapak Kebo Batik Tegal
Comments
Loading...