Motif Pokok Pada Gringsing Ceplok

0 14

Motif Pokok Pada Gringsing Ceplok

a) Motif persegi.
b) Motif titik ditengah.

Dalam Kitab Negarakertagama dan Serat Pararaton, batik motif gringsing menjadi motif batik tertua dengan ciri khas yang memiliki pusat atau yang disebut dengan sedulur papat lima pancer. Struktur tersebut bisa berkembang sesuai kelipatannya menjadi delapan dengan satu pusat dan seterusnya. Selain itu juga terdapat semacam simbol berupa lingkaran atau bulatan dengan titik di tengahnya.

Batik Gringsing memiliki filosofi yaitu keseimbangan, kemakumuran dan kesuburan. Warna yang digunakan pada batik gringsing sangat beragam, ada yang berwarna gelap, sedang atau warna yang muda. Ada yang hanya terdiri dari warna cokal dan hitam saja, dan ada juga yang terdiri dari beberapa warna. Sebagai batik kuno, batik gringsing menggunakan warna alam. Pewarnaan alam tertua adalah Indigo (biru) dan Kesumba (merah). Dalam proses pewarnaannya, pewarna alam itu diikat melalui proses fiksasi agar tidak luntur. Cara fiksasinya menggunakan tawas, air kapur, atau batu ijo.

  • Motif batik gringsing membentuk persegi dengan garis bagian dalam
    membentuk setengah lingkaran pada salah satu sudut bagian kiri atas. Ukuran dari
    motif utama gringsing ini berukuran 1 cm, pada bagian kotaknya sedangkan
    ukuran titik yang terdapat di tengah–tengah berukuran 2 mm.
Source http://eprints.uny.ac.id http://eprints.uny.ac.id/23305/1/BAB%20I-V%20full%20lampiran.pdf
Comments
Loading...