Motif Liris Kupang

0 266

Ide Batik Kupang

Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi turun temurun, sehingga motif batikannya pun dapat dikenali dan menjadi corak atau motif dari keluarga atau daerah tertentu. Motif batik juga dapat menunjukkan status sosial di masyarakat, karena berdasarkan periode perkembangannya, batik Indonesia bekembang pada zaman Kerajaan Majapahit, yang notabene hanya dipakai oleh keluarga kerajaan. Tetapi sekarang batik bisa dipakai semua kalangan masyarakat tanpa memandang status sosialnya. Berbagai daerah yang belum mempunyai tradisi membatik, salah satunya adalah di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kupang juga mempunyai kreasi-kreasi baru motif batik yang mempunyai ciri khas Kupang dengan pewarnaan indigosol dan naphtol. Motif Liris Kupang merupakan kreasi motif baru khas Kupang.

Motif Liris Kupang

Motif ini pembuatannya terinspirasi dari motif tenun ikat Kupang yang disusun miring dalam sudut 45º. Penyusunan dan pemberian judul motif ini merupakan pengaruh dari motif liris di Jawa, secara makna ada penyesuaian dengan budaya tradisional Kupang. Batik motif liris kreasi baru untuk Kupang ini terinspirasi pada suasana syahdu, haru, dan penuh rasa syukur ketika gerimis mulai mengguyur daerah Nusa Tenggara Timur yang kering. Rasa syukur yang memberi kekuatan dan semangat untuk tetap bekerja keras mengolah alam untuk kehidupan keluarga.

Makna motif ini mengajarkan kepada generasi penerus untuk tetap semangat pantang menyerah dalam menjalankan ikhtiar mencari rejeki. Halangan, rintangan dan kondisi alam bukan menjadi kendala, tetapi justru sebaliknya biisa menjadikan pemicu untuk mencapai hasil yang jauh lebih baik. Aktivitas mencari rezeki sebagai ritme kehidupan manusia tersimbolkan dari motif geometris dan ritmis. Selain diartikan hujan gerimis atau hujan rintik-rintik, yang merupakan simbol kesuburan, kesejahteraan, dan rahmat dari Tuhan, motif ini juga menggambarkan lereng. Motif lereng yaitu motif yang mempunyai bentuk dasar garis-garis miring sejajar. Di Nusa Tenggara Timur motif ini menggambarkan kondisi alam dengan banyak pemandangan lereng-lereng bukit sabana. Liris dalam hujan gerimis dan lereng pada bukit terdapat kesamaan yaitu mengabstraksikan garis miring. Garis miring dalam kajian ilmu desain, memiliki arti garis yang bergerak atau dinamis.

Source Motif Liris Kupang Batik Kreasi Batik
Comments
Loading...