Motif Batik Seretan atau Galaran Khas Banyumangi

0 482

Kota Banyuwangi memiliki beberapa sentra pembatikan, yaitu Sayu Wiwit, Tirta Wangi, Sritanjung, dan Srikandi yang terletak di kecamatan Banyuwangi, Virdes Batik di Kecamatan Cluring. Masing – masing sentra pembatikan memiliki cirri khas, yang mencolok adalah Sanggar batik Sayuwiwit dan Virdes. Sayuwiwit tetap mempertahankan motif batik Banyuwangi secara konvensional, berdasarkan pakem lama hanya memainkan warana dan memadukan corak, sedangkan Virdes mengembangkan Batik Banyuwangi, memadukan pakem dan permintaan konsumen.

Upaya pelestarian batik di Banyuwangi dilakukan oleh Pemkab setempat, mulai 2009 setiap hari Kamis, Jumat dan Sabtu semua pegawai Pemerintahan Daerah dan Pegawai Negeri Sipil di Banyuwangi wajib memakai seragam batik. Upaya lain yang dilakukan yaitu pemakaian busana kesenian khas Banyuwangi yaitu tari Gandrung dan upacara adat Seblang, serta untuk busana khas daerah Banyuwangi yaitu Jebeng dan Thulik. Pengeksplorasian terhadap motif-motif baru juga dilakukan untuk menambah keanekaragaman motif Batik Banyuwangi. Upaya pengenalan Batik Banyuwangi selain melalui pameran dan rangkaian pelatihan juga dilakukan upaya pengenalan lebih jauh melalui buku.

Dengan karakter yang berbeda batik banyuwangi menampilkan motif yang unik dan menarik. Penciptaan motif batik Banyuwangi merupakan bentuk karya seni yang cukup tinggi. Semua motif itu diambilkan dari kekayaan alam Banyuwangi yang beraneka ragam. Jadi motif batik ini warisan nenek moyang itu bernilai seni yang harus dipertahankan. Salah satu motif yang dikambangkan dan dilestarikan adalah Motif Batik Seretan atau Galaran.

Motif Batik Seretan atau Galaran

Galaran adalah nama dari alas tempat tidur yang terbuat dari bambu. Seretan adalah kata dalam bahasa Using yang berarti garis-garis yang disusun miring seperti yang terdapat dalam motif batik galaran.

Source Motif Batik Seretan atau Galaran Khas Banyumangi Batik Banyumangi
Comments
Loading...