Motif Batik Sasirangan Kangkung Kaombakan Khas Banjarmasin

0 440

Pada zaman dahulu Kerajaan Banjar kain Sasirangan dianggap sebagai kain adat. Kain Sasirangan merupakan kain adat suku Banjar yang etnoreligius yang menimpati sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan. Karena kaum pria mengenakan kain Sasirangan sebagai penutup kepala yang disebut laung. Selain digunakan sebagai laung, kaum pria menggunakannya sebagai ikat pinggang. Sementara kaum wanita menggunakan kain ini sebagai kemben yang menutupi tubuh dan juga sebagai selendang khas daerah Kalimantan selatan. Kain ini merupakan bagian dari budaya Kalimantan Selatan. Pada jaman sekarang kain Sasirangan sudah tidak lagi digunakan untuk ikat pinggang dan kemben, tapi sekarang sudah diproduksi sebagai pakaian dengan desain yang lebih kreatif dengan menciptakan banyak ragam corak dan motif. Kain Sasirangan sudah dianggap batik Banjar yang keberadaanya disamakan dengan bati-batik luar daerah terutama batik Jawa yang sudah terkenal lebih awal, dan terbukti saat ini semakin meningkat permintaan kain Sasirangan yang berasal dari luar daerah Kalimantan Selatan.

Motif Batik Sasirangan Kangkung Kaombakan

Kangkung Kaombakan dalam bahasa Indonesia adalah kangkung yang terkena ombak. Kangkung banyak tumbuh di sungai-sungai besar di Kalimantan Selatan. Tanaman Kangkung hidup menjalar di air, ketika ombak sungai menerjang, batang kangkung tidak putus.

Arti dari motif Sasirangan Kangkung Kaumbakan ialah tahan akan ujian dalam hidup dan tetap menghadapi cobaan yang menimpa dengan penuh kesabaran mengharap jalan terbaik seperti kangkung yang terhempas ombak.

Source Motif Batik Sasirangan Kangkung Kaombakan Kangkung Kaumbakan Batik Sasirangan
Comments
Loading...