Motif batik Sasirangan Bayam Raja Khas Banjarmasin

0 775

Sasirangan adalah kain yang menjadi kerajinan khas Kalimantan Selatan dan menurut tetua masyarakat setempat, merupakan cikal bakal dari kain pamintan. Untuk masyarakat Kalimantan Selatan, kain pamintan kerap dijadikan sebuah sarana untuk pengobatan. Selain untuk upacara adat, kain sasirangan juga sering dikenakan untuk aktivitas sehari-hari.

Sejak dulu kain Sasirangan telah dikenal masyarakat Kalimantan Selatan dengan sebutan kain calapan atau celupan yang dihiasi motif tradisional khas Kalimantan Selatan. Sasirangan sendiri berasal dari kata sirang (bahasa setempat) yang berarti diikat atau dijahit dengan tangan dan ditarik benangnya atau dalam istilah bahasa jahit-menjahit disebut dijelujur. Sedangkan orang-orang Jawa menyebutnya dengan jumputan. Sasirangan dibuat dengan teknik tusuk jelujur yang kemudian diikat dengan benang atau tali plastik lalu dicelup ke pewarna.

Kain Sasirangan biasanya menggunakan bahan kain mori, polyester yang dijahit dengan cara khusus. Kain disapu dengan bermacam-macam warna sesuai selera hingga mengahasilkan aneka corak garis dan motif. Kain Sasirangan memiliki banyak motif yang unik dan khas. Setiap motif dipercaya dapat memiliki khasiat untuk beberpa penyakit. Ini dia beberapa motif kain Sasirangan yang masah banyak dikenakan masyarakat:

Motif batik Sasirangan Bayam Raja

Motif Batik Sasirangan Bayam Raja adalah atribut seseorang yang dihormati dan bermartabat. Karenanya motif ini mengandung makna leluhur yang bermartabat dan dihormati.

Bentuknya dengan garis-garis yang melengkung patah-patah, biasanya tersusun secara vertikal menjadi garis pembatas dengan motif-motif lain, sehingga bayam raja banyak dalam kain sasirangan.

 

Source Motif batik Sasirangan Bayam Raja Bayam Raja Batik Sasirangan
Comments
Loading...