Motif Batik Parang Tahu Aci

0 191

Motif Batik Parang Tahu Aci

Pemberian nama parang tahu aci berkaitan dengan bentuk ornamen utamanya yang merupakan stilasi dari bentuk tahu aci. Ragam hias tahu aci diterapkan pada kain panjang. Teknik pembuatan menggunakan teknik batik tulis diatas kain primissima. Motif ini tergolong dalam ragam hias geometris dengan tema utama makanan tradisional yaitu tahu aci. Motif Parang Tahu Aci merupakan batik modern dengan komposisi pengulangan bentuk sederhana dan hanya menggunakan satu isian yaitu tutulan pada bentuk ornamen utama. Dalam pemakaiannya tidak ada aturan khusus dan boleh digunakan oleh siapapun. Unsur titik pada Motif Tahu Aci terdapat pada ornamen utama (motif utama) yaitu bentuk stilasi dari tahu aci yang merupakan makanan tradisional khas tegal.

Susunan titik yang mempunyai bentuk dan ukuran yang tidak beraturan serta berkelompok memunculkan keindahan pada motif batik serta mengekspresikan tekstur tahu aci setelah proses penggorengan. Unsur garis terdapat pada kerangka ornamen utama (motif utama) yaitu stilasi dari tahu aci dan biji kedelai. Garis yang terdapat pada kerangka motif menunjukan batik tersebut dikerjakan secara rapi dengan membuat pola terlebih dahulu sehingga membentuk susunan pola lereng. Garis ditorehkan dengan ritmis membentuk motif lereng, serta didominasi oleh garis lengkung. Unsur bidang atau bentuk yang terdapat pada Motif Tahu Aci merupakan susunan titik dan garis yang membentuk bidang geometris yaitu menampilkan motif lereng dengan susunan motif utama bentuk stilasi dari makanan tradisional khas Tegal yaitu tahu aci dan biji kedelai yang disusun dengan ritmis.

Ide penciptaan motif ini dari motif parang yang membentuk susunan motif lereng Unsur warna yang terdapat pada Motif Tahu Aci terdiri dari warna coklat (soga) dan dasar abu-abu dengan menggunakan zat pewarna alam. Warna coklat sendiri menggunakan kulit kayu tingi dengan pengikat warna menggunakan tunjung, sedangkan warna dasar abu-abu dikarenakan proses pelilinan yang panas sehingga merubah warna putih kain. Komposisi warna abu-abu dan coklat (soga) menunjukan karakter tenang dan hangat. Perpaduan warna yang ada terdiri dari warna abu-abu dan coklat (soga), namun setelah dipadukan warna terlihat indah dan memunculkan bentuk motif yang merupakan stilasi dari bentuk makanan tradisional khas Tegal yaitu tahu aci.

Source http://eprints.uny.ac.id/38064/1/Krismawan%20Adi%20S_07206244021.pdf
Comments
Loading...