Motif Batik Pace Khas Pacitan Banyak Diminati

0 316

Motif Batik Pace Khas Pacitan Banyak Diminati

Selama ini ternyata peran wanita di daerah mampu mendorong roda perekonomian tidak hanya bagi keluarganya namun juga bagi masyarakat sekitar. Hal ini lah yang dilakukan oleh Ambar yang merupakan salah satu warga Baleharjo, Pacitan. Berawal dari banyaknya tanaman pace atau yang biasa disebut mengkudu, ia berinisiatif membuat motif batik dari bentuk pace. Dan kemudian dipadupadankan dengan gambar hewan maupun tumbuhan sesuai kreativitasnya. Usai menuangkan ide kreatifnya diatas selembar kain, ternyata banyak peminat terhadap motif batik yang dibuatnya. Tak tanggung–tanggung, peminat Motif Batik Pace miliknya berasal dari golongan menengah ke atas. Karena menurut pembeli, motif batik seperti ini jarang apalagi khas Pacitan. Proses pembuatan motif batik ini cukup membutuhkan waktu yang lama dan detail pada motifnya berbeda setiap kali memproduksi itulah kenapa para pembeli tertarik dengan batik ini.

Selain membuat batik tulis biasa dengan menggunakan bahan pewarna kimia, Ambar juga membuat batik tulis alam, yang bahan pewarnaannya berasal dari alam. Seperti akar, daun, kayu dan bunga dimana untuk menghasilkan suatu warna harus melewati proses panjang terlebih dahulu. Dari kedua teknik batik tulis tersebut, Ambar tetap mengutamakan motif batik pace sebagai khas daerah Pacitan. Namun ada pace yang terlihat jelas maupun samar. Untuk per lembar kain batik tulis biasa dibanderol dengan harga Rp. 1 juta sampai Rp. 2 juta per meter tergantung kerumitan motif. Sedangkan batik tulis alam dibanderol dengan harga Rp. 3 juta sampai Rp. 5 juta tergantung motif dan banyak sedikitnya warna yang digunakan.

Salah satu pecinta batik, Puji Hastuti asal Ponorogo mengaku rela berburu batik pace langsung dari Pacitan karena menurutnya, Batik Motif Pace masih jarang pemiliknya sehingga memiliki nilai lebih bagi para kolektor batik.

Source Motif Batik Pace Khas Pacitan Banyak Diminati Batik
Comments
Loading...